JAKARTA – Komisaris dan CEO Crown Group, Iwan Sunito mengatakan, pandemi memaksa banyak orang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, sehingga menciptakan kebutuhan yang lebih mendesak atas rancangan agar lebih mendorong rasa tenang, relaksasi, dan produktivitas.
“Mereka yang tinggal di hunian yang dirancang dengan baik akan menawarkan banyak ruang hidup dan kerja, akses ke taman dan udara segar, serta fasilitas seperti area bermain, fasilitas kebugaran, dan ruang musik, akan jauh lebih mampu menyesuaikan diri dengan gaya hidup yang baru ini,” kata Iwan, Senin (26/10/2020).
Beberapa pengembang, kata Iwan, bersaing dalam bidang ini. pemukiman sehat bernilai sekitar Rp. 1,340 triliun, atau 1,5% dari konstruksi global, menurut Global Wellness Institute. Namun sayangnya, tidak semua hunian dirancang seperti ini dan para penghuninya benar-benar dapat merasakan perbedaannya.
Pandemi memaksa pemikiran ulang atas desain rumah dan apartemen sehingga semua penghuni dapat merasa aman, santai, dan terhubung secara sosial saat berada di rumah. Hal ini pada akhirnya akan menghasilkan kesehatan fisik dan mental yang lebih baik di seluruh dunia. Industri perhotelan sangat fokus pada kesehatan, industri perumahan juga perlu melakukannya.
“Ini bukan hanya tentang bangunan yang berkelanjutan, tetapi gaya hidup berkelanjutan,” jelas Iwan.
Salah satu langkah pertama yang harus dilakukan oleh pengembang dan desainer, lanjutnya, membawa alam ke dalam bangunan tanaman hijau, air, cahaya alami dan udara segar. Banyak penelitian di seluruh dunia membuktikan, bahwa berada di antara alam dapat meningkatkan suasana hati dan bahkan kecerdasan.
“University of Minnesota, telah mempelajari pengaruh alam terhadap ketenangan pikiran masyarakat di departemen biofisiknya.
Penelitian mereka membuktikan, alam membuat orang merasa lebih selaras dengan diri mereka sendiri dan memiliki kemampuan menyembuhkan, memulihkan, dan menghubungkan indivdu,” ujar Iwan.
Crown Group selalu mendesain apartemennya dengan fasilitas khas bergaya resor, untuk menyediakan lingkungan yang santai dan sehat bagi penghuninya. Suatu pendekatan yang ternyata akan sesuai kebutuhan di dunia pasca pandemi.
Bahkan setelah pandemi ini berakhir, orang akan lebih banyak bekerja dari rumah, jadi ini adalah kebutuhan yang akan bertahan. Orang akan membutuhkan area yang untuk bersosialisasi di tempat yang aman. Dan mereka akan membutuhkan alam di sekitar mereka.
Waterfall by Crown Group di Waterloo telah menjadi model yang ideal untuk desain biofilik, dengan koridor terbuka ke elemen yang membiarkan udara segar masuk serta balkon di setiap apartemen. Ada banyak ruang luar ruangan bagi penghuni untuk bersantai termasuk taman tropis seluas 2,600 M2 dengan lebih dari 7,000 tanaman di dinding hijau vertikal saja.
Pembangunan ini juga memiliki air terjun buatan manusia tertinggi di Australia setinggi 22 meter, menciptakan suara air yang menenangkan.
“Proyek hunian kami cenderung mengarah pada gaya hidup sehat, dibangun di atas tanah seluas 2,5 hektar, dan dengan taman yang melimpah dan fitur air, serta balkon dan halaman yang luas bagi para penghuni menikmati udara segar,” katanya.
“Waterfall by Crown Group dimulai dengan visi dan mimpi untuk membawa alam ke jantung kota Sydney. Serta terinspirasi pengalaman masa kecil saya sendiri yang dibesarkan di hutan Kalimantan. Berjalan melewati dek kayu dan berlari di bawah hujan hutan tropis,” kenang Iwan.
“Ini mungkin resor perkotaan terbaik yang pernah kami ciptakan. Banyak hunian kami juga menawarkan gaya hidup di kawasan mandiri, di mana anda tidak perlu pergi untuk berbelanja atau pergi ke dokter atau cukur rambut. Mereka memungkinkan anda tetap berada di dekat rumah, makan di luar atau memesan makanan dari kawasan yang sama,” pungkas Iwan.











