JEMBER – Lima Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Jember ini mendapat perhatian dari Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dr. Hj Faida MMR. sebanyak 202 anak yang tinggal di LKSA ini mendapat bantuan dari Bupati. Kamis 11 Juni 2020
Kelima LKSA yang mendapat bantuan diantaranya Panti Asuhan Yabappenatim Gebang, Mambaul Ulum Kebonsari, Bhakti Luhur Sumbersari, Bhakti Luhur Sumbersari, Putri Aisyiayah Sumbersari dan Budi Mulya.
Ketua Gugus Tugas Covid-19 yang juga Bupati Jember menjelaskan, ada 6 (enam) anak yang mengalami disabilitas berat dari 202 anak yang menerima bantuan.
Adapun bentuk bantuan tersebut berupa sembako, masker dan uang saku Rp. 100 ribu per anak. Bantuan ini diberikan selama masa pandemi covid-19, jika wabah virus corona sudah berakhir maka bantuan akan kembali ke bantuan reguler untuk LKSA.
Dalam kesempatan tersebut Bupati memastikan setiap anak yang tinggal di LKSA ini harus memiliki kartu identutas anak (KIA) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Pemerintah bertanggung jawab untuk memenuhinya kartu identitas bagi anak yang belum memenuhi KIA dan KTP.
Masih Bupati, sesuai dengan peraturan Bupati, seluruh anak yatim piatu di Kabupaten Jember berhak mendapat asuransi kesehatan dari Pemkab Jember. Dan kita pastikan anak yatim piatu di LKSA ini mendapatkan biasiswa bagi yang belum mendapatkannya.
” Untuk SMP dan SMA mendapat biasiswa Rp. 1.2 juta, yang diberikan dua kali dalam satu tahun. Masing-masing 600 ribu, besaran ini berbeda dibanding dengan besaran beasiswa kuliah,” tuturnya.
Kepada pengurus LKSA, dr. Faida menekankan agar tidak ragu untuk mendorong anak-anak kuliah setinggi tingginya.
“Saya senang sekali LKSA ini kondisinya sangat baik, bersih dan rapi. Kita bawakan sarana cuci tangan agar menjadi LKSA yang tangguh covid-19, dan kesehatan anak-anak tetap terjaga,” ungkapnya.
Di Jember ini, Lanjut Bupati, ada 63 LKSA yang tercatat secara resmi. Apabila ada LKSA yang belum resmi (berizin) Pemkab Jember akan membantu agar menjadi LKSA yang terstandar dan memiliki izin resmi.
Sebelum menutup statemenya Bupati berharap pengurus LKSA menerapkan protokol kesehatan covid-19 di panti asuhan dan anak-anak diharuskan selalu memakai masker,jaga jarak dan selalu cuci tangan.











