JAKARTA – Indosat Ooredoo (Perseroan) memaparkan kinerja keuangan perusahaan yang berakhir 31 Maret 2021. President Director and CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama mengatakan, terlepas berbagai tantangan operasional yang berlangsung akibat pandemi Covid-19. Indosat Ooredoo mencetak kinerja awal yang memuaskan di 2021. Momentum pertumbuhan terus terbangun, tercermin dari pertumbuhan pendapatan 2 digit dan kinerja EBITDA yang solid, serta mencatatkan laba bersih.
Kinerja kuartal 1/2021 ini menjadi patokan baru untuk kinerja keuangan selanjutnya. Strateginya, kata Ahmad Al-Neama, dengan menyediakan produk yang sederhana dan relevan, didukung upaya mempertahankan keunggulan jaringan, telah mendorong akselerasi posisi Indosat Ooredoo dalam pangsa pasar seluler dan rebound yang kuat dalam bisnis perusahaan.
“Saya ingin berterima kasih kepada pelanggan setia dan semua pemangku kepentingan kami atas dukungannya selama ini, yang telah memotivasi untuk mencetak hasil yang luar biasa ini. Kami terus berkomitmen memastikan konektivitas serta ketersediaan produk dan layanan digital yang dibutuhkan masyarakat di seluruh Indonesia selama masa sulit ini dan untuk mempercepat transformasi Indonesia menjadi bangsa yang digital,” katanya, Kamis (20/5/2021).
Indosat Ooredoo telah mencatatkan kinerja keuangan yang luar biasa di kuartal 1/2021, mempertahankan momentum pertumbuhan tahun sebelumnya. Total pendapatan Indosat Ooredoo tumbuh 12,6% YoY menjadi Rp 7,3 triliun. Pendapatan seluler meningkat 12,5% YoY menjadi Rp 6 triliun. Bisnis enterprise kembali pulih pada kuartal 1/2021 dengan pertumbuhan pendapatan enterprise (YoY) 17,1% menjadi Rp1,3 triliun.
EBITDA meningkat 42.5% YoY, mencapai Rp 3,4 triliun. Hal ini disebabkan kombinasi pertumbuhan top line dan efisiensi biaya yang berkontribusi pada pertumbuhan margin EBITDA +9,7pp YoY mencapai 46,2% di kuartal 1/2021, tertinggi dalam 7 kuartal terakhir. Indosat Ooredoo juga mencatatkan laba bersih Rp 172 miliar, meningkat pesat Rp 778 miliar dibanding kuartal 1/2020.
Indosat Ooredoo juga mencatat basis pelanggan yang sehat dengan 60 juta pelanggan setia, tumbuh 7% YoY. Pendapatan rata-rata per Pelanggan (ARPU) meningkat 11% YoY menjadi Rp 32,7 ribu, didorong oleh pertumbuhan trafik data yang signifikan, meningkat 46% dibanding periode yang sama 2020.
Pada kuartal 1/2021, Indosat Ooredoo mengumumkan penandatanganan perjanjian Jual dan Sewa Kembali dengan PT EPID Menara Asset Co (Edge Point Indonesia) untuk lebih dari 4.200 menara telekomunikasi. Transaksi senilai Rp 11 triliun dan akan membuka permodalan untuk membangun momentum pertumbuhan Indosat Ooredoo yang solid melalui pengembangan lebih lanjut pada kinerja jaringannya dan peluncuran solusi-solusi digital baru yang inovatif untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.










