SURABAYA | BIDIK NEWS – Laporan Keuangan Pemprov Jatim mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Kini Pemprov Jatim tengah mempersiapkan diri sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK).
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pihaknya telah menyampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ingin menjadi salah satu percontohan wilayah WBK.
“Kemudian terbaru ini kita juga mengeluarkan regulasi internal di Pemprov untuk menyiapkan WBK, wilayah bebas korupsi. Pada posisi ini dulu kan di Kementerian Sosial, kita juga menyampaikan ke KPK, titik-titik ini kita ingin dijadikan salah satu percontohan WBK. Jadi nggak bisa satu lembaga, gitu,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (2/10/2019).
Jadi lanjutnya, pihaknya sudah membahas internal di Pemprov titik yang ingin dijadikan area WBK. Jadi sebetulnya antara WTA WTP dan WBK ini harus berseiring. Ada referensi baru bagi seluruh penyelenggara pemerintahan daerah terutama pengelolaan keuangan daerah itu ada PP 12/2019.
Tak hanya itu, Khofifah menyebut pihaknya telah melakukan beberapa persiapan untuk meraih predikat WBK. Salah satunya melakukan rapat sinkronisasi program.
Tadi yang dijadikan arahan oleh Wamenkeu antara lain rakorwas, rapat koordinasi bidang pengawasan. “Kita sebetulnya sudah beberapa kali melakukan rasin dalam rapat sinkronisasi program, termasuk terakhir dengan para bupati, wali kota,” paparnya.
Khofifah menambahkan, pihaknya saat ini masih menyusun quick win untuk menentukan proses percepatan WBK. Sedangkan saat ditanya sudah wilayah mana yang akan menjadi percontohan WBK, Khofifah mengaku belum menentukan.
“Oh belum, tapi kita sudah menandatangani surat. Itu kita bahas WBK, kita komunikasikan saja,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Khofifah juga mengapresiasi 35 Kabupaten dan kota di Jatim yang mendapatkan predikat WTP. Sementara ada 3 daerah yang belum mendapat WTP, yakni Kota Pasuruan, Jember dan Tulungagung.
“Ada WTP yang 5 tahun berturut-turut itu Pacitan dan apresiasi kita Sampang untuk pertama kalinya WTP. Ada yang sudah dapat penghargaan WTP sampai 7 kali atau 8 kali, bahkan Kota Malang,” pungkasnya.(zainul)











