GRESIK – Suasana di SDN Sidokumpul 7 Gresik agak berbeda dari biasanya, hampir semua siswa dan guru mengenakan busana koko serta sarungan, sementara bagi yang cewek mengenakan busana muslimah,
Upacara dalam mempetingati Hari Santri Nasional juga terasa khidmad, namun tetap dalam balutan suasana dan perilaku dan pakaian khas santri. Selasa (22/10)
Kepala SDN Sidokumpul 7 Gresik dalam amanatnya menyampaikan bahwa sebagai muslim mesti bersyukur dan ikut berbahagia, pasalnya kaum santri yang dulu di kenal kolot, ternyata negara sudah mengakui dan menjadikan Hari Santri Nasional.
” Cinta tanah air adalah bagian dari iman, bentuk dari cinta tanah air adalah sebagai pelajar dengan belajar tekun, selalu taat dalam menjalankan ibadah, taat kepada orang tua, taat kepada guru, saling membantu dan menolong sesama, tidak membuat saling bermusuhan atau pertengkaran,” tegas Hj Chusniyah saat menjadi pembina upacara.
Kejadian unik yang membuat suasana upacara khidmad dan berubah menjadi sedikit senyum dan ada yang tepuk tangan, ketika komandan upacara melaporkan upacara hari santri siap di kerjakan, Pembina upacara pun mengatakan,” Kerjakan,” dan si komandan upacara yang mengenakan busana santri dan ber gaya santri spontan menjawab ,” Insyaallah ”
Spontan peserta upacara ada yang tersenyum , ada yg bertepuk tangan, namun segera dilanjutkan dengan tertib hingga usai. ( ali)










