BIDIK NEWS | JEMBER – Langkah berani Kemenag Jember menjadi pelopor “Kampung Zakat Terpadu ” Kamis(15/03) mendapat Apresiasi banyak .
Kegiatan yang baru pertama kali di jajaran Kementrian Agama Jawa Timur ini akan menjadi percontohan kegiatan dalam rangka memakmurkan ummat.
Kakanwil Kemenag jawa timur Drs H.Syamsul Bahri M.pd. di hadapan awak media menyampaikan” langkah yang di ambil oleh kemenag Jember ini patut di acungin jempol.
Ini yang pertama kali di jajaran kemenag seluruh jawa timur dengan merangkul semua badan amal bersatu dengan satu tujuan inilah hasilnya keberkahan di nikmati ummat.
Sudah lama kita di kotak kotak oleh penjajah, saatnya kita bergandeng bahu buang jauh jauh ego sektoral yang justru melemahkan kita.
“Kita boleh berbeda baju dan kendaraan namun pada saat demi ummat kita harus bersatu karna itu adalah kekuatan kita”
Melihat zakat adalah salah satu aset besar Ummat Islam tentu sudah saatnya ada pengelolaan Zakat yang proposional.
Sementara Kemenag Jember akan mengawal dan menjadikan Dusun Pace Desa Jambearum kecamatan Sumberjambe Jember yang sudah terpilih menjadi “Kampung Zakat Terpadu” betul betul menjadi seperti yang di harapkan.
Dengan berbagai program yang sudah di sediakan baik berkaitan perekonomian maupun sumber daya manusia kita akan jalankan bersama dengan komponen badan zakat yang sudah sama sama mensukseskan program hari ini.
Sementara H.Abdul Malik warga setempat menilai langkah Kemenag Jember menjadikan Dusun Pace Desa Jambearum sebagai Kampung zakat terpadu sangat tepat sekali.
Ya kampung Pace ini kan berada di dua perbatasan Kabupaten Bondowoso dan Banyuangi dimana banyak pelayanan masih di rasakan minim oleh masyarakat setempat.
Nah kita berharap dengan masuknya Kemenag ini bukan hanya memberi tapi bagaimana kedepan warga ini bisa berbagi dengan saudara yang lain.tegas H.Abdul Malik (Monas)
Teks : Kakanwil Kemenag Jatim. (foto:ist)











