BIDIK NEWS | GRESIK- Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan M.Si menghadiri acara Majelis Mudzakarah Da’i yang dilaksanakan di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim ,Jl Dr Wahidin Desa Kembangan , Kec Kebomas, Kabupaten Gresik. Rabu(21/11).
Dalam kegiatan tersebut hadir Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera SIK, Kapolres Gresik Akbp Wahyu Sri Bintoro, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto , Kasdim Gresik Mayor Suwanto , Ketua MUI Provinsi Jatim Kh Abdussomad Buchori Ketua Majlis Dakwah MUI Pusat Kh Cholil Navis Lc , dan para undangan Majelis Mudzakarah Da’i.

Kapolda mengucapkan terima kasih kepada Ketua MUI Provinsi Jatim yang menyelenggarakan acara ini ” Polri tentu sangat mendukung acara positif yang mana di tahun politik ini dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman kondusif. Polri kedepannya juga akan terus bersinergi dengan para ulama yang ada di Jawa Timur sehingga menciptakan suasana yang aman, tertib dan kondusif. Yang mana juga Provinsi Jawa Timur menjadi barometer di Indonesia dengan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” jelas Kapolda.
Kapolda juga menambahkan di era digital ini kami menghimbau kepada masyarakat jawa timur agar tidak termakan issue yang belum pasti kebenarannya dan terprovokasi dengan ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan bangsa. “Saya mengucapkan terima kasih kepada para ulama yang ada di Jawa Timur dapat meredam dan membuat situasi yang adem sehingga tidak terjadi unjuk rasa dengan masalah masalah agama yang saat ini menjadi alat untuk menimbulkan perpecahan bangsa,” jelas Kapolda.
Ketua MUI Jawa Timur Kh Abdus Somad Buchori dalam sambutannya menyampaikan bahwa populasi penduduk mulim di Jawa Timur ini mencapai 96,7%, ” Dengan jumlah yang sebanyak itu, kami mempunyai 8.000 pondok pesantren, 43.000 masjid besar dan kecil, 165.000 musholla, sehingga peranan ulama sebagai panutan dan penuntun ummat di lingkup Jawa Timur ini cukup dominan, dan MUI Jawa Timur mendukung langkah inovatif untuk dakwah yang berkemajuan dari berbagai MUI di kabupaten maupun kota madya se Jatim,” jelasnya. ( ali)











