SURABAYA | BIDIK – Setelah menggandeng Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Surabaya. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Karimunjawa kembali merangkul lembaga pendidikan lainnya. Kali ini yang diajak bersinergi adalah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Karimunjawa, Suharto mengatakan, pihaknya masih banyak melihat rekan-rekan karyawan, khususnya para pengurus di lingkungan lembaga Muhammadiyah yang sampai saat ini belum terlindungi BPJS Ketenagakerjaan.
“Karena itu melalui kerjasama ini kegiatan ini sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Mengingat Muhammadiyah memiliki banyak bidang bisnis yang ada di bawahnya, seperti bidang pendidikan, rumah sakit dan juga bidang-bidang yang lainnya,” katanya saat mengikuti Pelantikan dan Bedah Buku dikampus Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) , Minggu (21/5/2017).
Dengan sinergi ini, Suharto berharap akan ada peningkatan kesejahteraan kepada seluruh anggota Muhammadiyah yang ada di Surabaya. “Saat ini untuk tingkat pengurus sudah dilakukan, dan selanjutnya untuk di bawahnya dan berharap seluruh Surabaya sudah bisa diakuisisi,” ujar Suharto yang baru menjabat Kakacab BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa ini.
Ditambahkan Suharto, para pengurus Muhammadiyah ini nantinya akan masuk dalam kategori penerima upah (PU) dengan jumlah 3-4 program, tergantung dari masing-masing unit bisnisnya. “Kalau empat program itu kan yang sudah menengah ke atas, tapi untuk menengah ke bawah bisa ikut di tiga program,” tuturnya didampingi Kabid Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa, Arie Fianto.
Sementara itu Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Mahsun mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik adanya kerja sama yang dilakukan bersama BPJS Ketenagakerjaan ini.
“BPJS Ketenagakerjaan merupakan program pemerintah, karena itu kita semua sebagai instansi/lembaga pemerintah wajib mendukung. Karena program-programnya bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat, khususnya pekerja, agar hidupnya lebih baik lagi,” ujarnya.
Mahsun menjelaskan, untuk tahap awal, kerjasama ini memang masih di jajaran pengurus saja sekitar 13 sektor pengurus. “Selanjutnya akan kami teruskan sampai tingkat bawah, yaitu ke tingkat cabang dan ranting,” pungkasnya. (hari)










