BIDIK NEWS | SURABAYA – Pameran otomotif akhir tahun, Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2018 ditargetkan bakal bisa menggaet sebanyak 25 ribu pengunjung selama 5 hari berlangsung, mulai 7 -11 November 2018.
Project Director IIMS, Hendra Noor Saleh mengatakan, target jumlah pengunjung yang dibidik tersebut naik dibanding tahun lalu yang hanya 22 ribu pengunjung. Karena sistem penjualan tiket pada pameran tahun ini dilakukan melalui 2 cara, yakni, secara offline dan online.
“Makanya kami proyeksikan potensi pengunjung naik dan bisa mencapai jumlah 25 ribu pengunjung,” ujar Hendra usai konferensi pers di Hotel Santika Gubeng, Selasa (30/10).
Sementara dari segi nilai transaksi, lanjut Hendra, bisa mencapai Rp 300 miliar. Namun menurutnya, sebenarnya target transaksi dari pameran itu bukan dilihat dari nilainya. Justru dari volume unit yang terjual.
“Karena kalau di pameran yang beli secara lunas mungkin hanya 25 persen saja, sisanya banyak yang kredit. Jadi Rp 300 miliar itu ya sudah bagus, sama halnya waktu IIMS Makassar,” ungkapnya.
Hendra menambahkan, sebagai penyelenggara pameran tentunya dituntut juga memberikan sesuatu hal yang berbeda dibanding pameran otomotif lainnya seiring dengan perkembangan zaman.
“Jadi di IIMS Surabaya ini kami fokuskan bagaimana dampak selanjutnya usai pameran otomotif terhadap brand itu sendiri, ini yang lebih penting,” jelasnya.
Adapun pameran IIMS Surabaya nantinya menghadirkan program terbaru, yakni Indonesian Custombike Expo & Championship untuk menarik minat pengunjung sekaligus pecinta otomotif di Surabaya.
“Program ini adalah kontes kustom motor dengan skala nasional. Kontes ini nantinya terbagi beberapa kelas yaitu free for all, caferacer, chopper & bobber, tracker, dan choppy cub,” pungkas Hendra. (hari)









