JEMBER – Hadir sebagai nara sumber di K-Radio menjadi salah satu kegiatan Plt. Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arier pada selasa pagi 29 September 2020 di hari ke dua menjabat sebagai Plt. Bupati Jember. 6 poin menjadi bahan diskusi kegiatan on air tersebut.
Dengan gaya santunya, Kyai Muqit begitu santai dan selalu melempar senyum ketika di sodori beberapa poin pertanyaan.
Sesuai dengan topik diskusi ” Kyai Muqit, Nahkoda Jember 2 bulan ke depan” sahabat Angga yang menjadi pemandu dalam acara on air tersebut langsung membuka ruang diskusi tersebut berkaitan hala tuju kerja Kyai Muqit untuk 2 bulan ke depan.
Selain hala tuju, kebijakan apa yang akan di ambil dalam 2 bulan ke depan, turut menjadi poin pertanyaan soal netralitas dalam pilkada. Berikutnya soal foto bupati yang ada di ambulance, apakah akan di copot sendiri oleh Pemkab atau pihak lain, lantas setelah di copot apakah akan di branding lagi hingga layak pakai, dan pakai anggaran apa ?.
Poin yang ke 5 adalah terkait pembahasan APBD dengan Dewan, adakah bisa rampung dalam 2 bulan ke depan.
Berbagai pertanyaan tersebut di jawab dengan gamblang oleh Kyai Muqit, bahkan para pendengar setia K-Radio mendukung dan mengapresiasi langkah-langkah yang di ambil Kyai Muqit sebagai Plt. Bupati Jember.
Usai on air, Plt. Bupati Jember, kepada media menyampaikan ” harapan-harapan masyarakat sangat saya hargai, tetapi masyarakat harus paham posisi saya sebagai Plt. yang penuh keterbatasan, tidak leluasa kayak PJ itu,” ujasnya.
Namun demikian, saya akan melakuka apa yang bisa saya lakukan, selama tidak bertentangan dengan peraturan yang ada.
Menyikapi suasana dan hubungan yang lebih harmonis saaat ini, Kyai Muqit menyikapinya dengan senyuman. ” itu sesuatu yang biasa-biasa aja, forkopimda itu harus selalu bersinergi, ini harus di rawat dan di jaga, manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.(Monas)











