SURABAYA l bidik.news – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur H.Khulaim Junaidi mengatakan masalah pendapatan yang menjadi mitra komisi C bidang anggaran adalah OPD penghasil seperti BUMD milik Pemprov Jatim.
Apalagi di kota Sidoarjo ada aset BUMD milik Jatim yang terbengkalai dan justru membebani APBD dari pada PAD Jatim Alias menjadi benalu.
“Pemerintah harus mengeluarkan kebijakan terkait aset – aset yang dikelolah oleh BUMD agar bisa bermanfaat bagi masyarakat yang tinggal di area lokasi BUMD itu berada,” ucap H.Khulaim Junaidi saat di temui di ruang kerjanya pada Kamis ( 6/7/2023).
Legislator Fraksi PAN DPRD Jatim ini juga menyoroti aset- aset yang dikelolah oleh OPD yang ada di UPT- UPT karena hampir di semua OPD ada nempel aset daerah yang dikelolah daerah dalam rangkah peningkatan pendapatan OPD tersebut. Namun setelah komisi C DPRD Jatim melihat ternyata hampir separuh lebih yang tidak bermanfaat.
“Komisi C telah melakukan kunjungan kerja di beberapa UPT- UPT yang dikelolah oleh OPD ternyata lebih dari 50 % tidak bermanfaat dan terbengkalai bahkan tidak jelas,” terangnya.
Pria asli Sidoarjo ini memberikan solusi agar aset yang di kelolah oleh BUMD dan yang dikelolah oleh OPD itu harus bermanfaat untuk masyarakat yang tinggal disekitar tersebut.
Di contohkan H.Khulaim seperti manfaat dikota Sidoarjo ada di Dinas Pertanian dan ini sangat produktif .sehingga ini sangat linier dengan anggaran dan dapat menghasilkan PAD kalau aset- aset tersebut ada anggaran untuk mengelolah.
“Saya berharap ada OPD yang bisa melakukan kerja sama untuk mengelolah aset itu agar aset yang terbengkalai tidak rusak. Masyarakat harus bisa memanfaatkan aset daerah tersebut dan aman aset tersebut,” pungkasnya. ( Rofik )











