GRESIK – Bertempat di Pondok Pesantren Darul Ihsan Kecamatan Menganti, Konferensi cabang pengurus Nadhlatul Ulama Kabupaten Gresik tahun 2021 digelar Minggu (05/12).
Mengusung tema “Sinergi Jam’iyah dan Jama’ah Menuju NU Kuat, Mandiri, dan Bermartabat” ini dihadiri oleh perwakilan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik.
Pembukaan Konfercab diawali dengan laporan Ketua Panitia Konfercab NU H. Muhammad Mujib serta Ketua PCNU Gresik KH. Chusnan Ali.
” Mengingat dalam masa pandemi, maka pola pelaksanaan Konfercab kali ini berbeda dengan yang biasa kita ikuti. pembukaan yang saat ini kita saksikan, di Aula secara bersamaan sedang berlangsung sidang-sidang, dan nanti secara beriringan terus berlangsung.” ungkapnya.
Tidak lupa, diberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pengasuh PP. Darul Ihsan Menganti, KH. Mulyadi yang sudah memberikan tempat dengan segala fasilitasnya sehingga kegiatan Konfercab PCNU Kabupaten Gresik tahun 2021 bisa berjalan dengan khidmat.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) hadir dan membuka kegiatan secara resmi.
Pesan yang disampaikan kepada peserta konfercab, ada 3 tantangan kedepan yang harus dihadapi NU. Yang pertama adalah NU tampil dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Gus Yani memberikan apresiasi kepada MWC NU Kecamatan Bungah yang sudah mengaplikasikan hal tersebut.
“Selalu Saya sampaikan kepada MWC lain, belajarlah dari MWC Bungah. Mereka berani memulai sesuai yang baru, dan Alhamdulillah berjalan,” ujar Gus Yani.
Berikutnya adalah pendidikan dan yang terakhir adalah teknologi. Gus Yani menganggap bahwa hal ini sangat penting untuk diperhatikan. Pemanfaatan teknologi harus bisa diaplikasikan dalam kegiatan NU sehari-hari dan kita harus bisa beradaptasi dengan hal tersebut agar kita tidak tertinggal. ( ali )











