SURABAYA – Setelah berhasil dengan program seperti Akademi Komunitas, PJB Class atau Program Mahasiswa Magang Bersertifikat dari PT PLN. Kali ini PT PJB dipercaya pemerintah menyukseskan program ‘Kampus Merdeka’. Ini ditandai penandatanganan kerjasama dengan Universitas Gajah Mada (UGM), Selasa (18/8/2020).
Direktur Utama PT PJB, Iwan Agung Firstantara mengatakan, kerjasama ini menandai kapasitas PJB sebagai anak perusahaan BUMN pertama yang menjalankan program kampus merdeka. Pelaksanaan program ‘Kampus Merdeka’ ini juga salah satu bentuk inisiatif PJB dalam merayakan HUT RI ke-75 serta merealisasikan tema tahun ini yang bertajuk ‘Indonesia Maju’.
“Kampus Merdeka adalah program yang bertujuan mempercepat inovasi di bidang Pendidikan melalui beberapa kegiatan pembelajaran, salah satunya melalui program magang/praktik kerja di industri,” ujarnya.
Dalam penerapan Kampus Merdeka, lanjut Iwan Agung, PJB dan UGM akan mulai dari penyusunan kurikulum hingga penyelesaian program. Melalui Kampus Merdeka, mahasiswa tingkat akhir diberikan ‘kemerdekaan’ dan kesempatan untuk mengambil SKS di luar Perguruan Tinggi atau di luar program studi, selanjutnya mahasiswa dapat menjadi bagian dari program magang atau kerja praktik di unit-unit PJB.
Ditambahkannya, program magang di unit PJB berlangsung 6 bulan dan kegiatannya akan diekuivalensikan setara dengan 20 SKS. Pada program Kampus Merdeka, PJB berkontribusi sebagai penyedia kesempatan magang di industri pembangkitan kepada mahasiswa yang cakupannya adalah penyediaan mentor bagi mahasiswa, penyediaan perangkat magang termasuk proyek hingga studi kasus untuk dapat diselesaikan mahasiswa selama proses magang berlangsung.
“Bahkan di akhir magang mahasiswa bidang teknik diberikan kesempatan mengikuti uji sertifikasi kompetensi,” katanya.
Kesiapan lainnya juga ditunjukkan melalui pemetaan 53 mentor dan 87 co-mentor dari bidang operasi, pemeliharaan, LK3 hingga aset manajemen. Wilayah praktik kerja bagi mahasiswa program Kampus Merdeka pun tersebar di seluruh unit kerja PJB, yaitu Kantor Pusat, Unit Pembangkit, dan Unit Pemeliharaan.
Terkait proyek studi untuk memantapkan program Kampus Merdeka, PJB telah menyiapkan 71 proyek/studi kasus untuk diselesaikan oleh mahasiswa magang. Seluruh Kepala Kampus PJB Academy juga akan terlibat secara penuh untuk memastikan program ini berjalan sesuai visi dan value dari program Kampus Merdeka.
Sementara Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM, Prof. Dr. Paripurna, S.H., M.Hum., LL.M. sangat mengapresiasi respon cepat dari PJB untuk mengimplementasikan Kampus Merdeka. Sehingga UGM pun mempercayai PJB sebagai perusahaan magang di program Kampus Merdeka yang akan aktif dilaksanakan September 2020.











