Pasuruan – Guna menjalankan tugas kedewanan yakni Reses, dalam rangkah mendengar dan menjaring aspirasi masyarakat ketua Fraksi NasDem DPRD Jatim H. Muzammil Syafii ,SH menemui kalangan milenial di kelurahan Gadingrejo, kecamatan Gadingrejo Kota pasuruan .
Menurut Muzamill reses kali ini mempunya nilai tersendiri karena bisa bertemu dengan kelompok millenial yaitu Pelajar dan Mahasiswa se Kota dan sebagian Kabupaten Pasuruan . Anggota Komisi A DPRD Jatim ini juga bekerjasama dengan Geranat ( Gerakan Nasional Anti Narkoba) Pasuruan.
Dalam kesempatan reses tersebut dipaparkan tentang P4GN ( PENCEGAHAN Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba) pada mereka agar jangan sampai coba coba menggunakan Narkoba apapun alasannya karena akan merusak kehidupan untuk masa depan.
” Jatim memiliki Perda no 13 tahun 2016 tentang P4GN namun hingga kini belum efektif, terbukti peredaran narkoba di Jawa Timur Masih tinggi. Peran serta pemuda dalam menekan peredaran Narkoba sangat penting , ” ungkap Buya Muzamil sapaan akrab Muzamil Syafi’i saat reses, senin ( 1/11/2021).
Karena itu, lanjut Ketua Fraksi NasDem DPRD Jatim 2 periode , dirinya menemui kalangan milinial ini ingin menyampaikan bahwa saat ini yang menjadi korban peredaran narkoba adalah generasi muda.
” Mereka kita ajak untuk hidup sehat tanpa narkoba,
Berharap pelajar dan mahasiswa bersedia menjadi agen agen yang konsern dalam pemberantasan narkoba ,” jelasnya.
Selain itu, Kelompok Millenial juga punya posisi strategis untuk masa yang akan datang makanya harus ada pembinaan secara sustainable dan memberikan support agar eksis dan mampu menjadi motor penggerak bagi kemajaun bangsa, maka saat ini harus sudah mulai diberikan peran yang strategis paling tidak untuk berbuat bagi kelompoknya.
Dalam kesempatan reses tersebut, kalangan milenial meminta agar DPRD bisa men fasilitasi terbentuknya forum Silaturrohim antar pelajar dan mahasiswa yang diwakili oleh OSIS dan BEM yang bisa bertemu secara periodik untuk curah pendapat dan mencarikan solusi bagi persoalan anak anak muda.
Kemudian persoalan sampah dan limbah kotoran sapi yang mengganggu pencemaran kesehatan juga menjadi uneg-uneg nya.
Menanggapi keluhan para pemuda tersebut, Buya Muzamil bertekat mengusahakan dan berkomitmen untuk mewujudkan keinginan tersebut sepanjang untuk kebaikan bersama dan untuk hidup lebih baik demi masa depan pemuda.
” Akan saya tindak lanjuti yang menjadi uneg-uneg para pemuda. Sesegera mungkin akan saya bahwa ke DPRD Jatim untuk dibahas di Gedung wakil rakyat Jawa Timur, ” pungkas pria asal Pasuruan ini. ( rofik)












