• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home PENDIDIKAN

FK Unair Bantu Penanggulangan KLB Campak di Sumenep lewat ORI & Edukasi

Haria Kamandanu by Haria Kamandanu
5 months ago
in PENDIDIKAN
Reading Time: 2 mins read
0
Peran FK Unair mendampingi Outbreak Response Immunization (ORI) campak di Sumenep mengatasi Kejadian Luar Biasa (KLB) campak. (foto: ist)

Peran FK Unair mendampingi Outbreak Response Immunization (ORI) campak di Sumenep mengatasi Kejadian Luar Biasa (KLB) campak. (foto: ist)

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SUMENEP | bidik.news – Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) turut ambil bagian dalam pendampingan pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) campak di Kab. Sumenep, Madura. Kegiatan ini berlangsung Senin (25/8) – Sabtu (6/9), menyusul penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) campak yang telah merenggut belasan korban jiwa di Kab. Sumenep.

Kolaborasi Bersama Dinkes & Kemenkes
Upaya penanganan KLB campak di Sumenep dilakukan secara kolaboratif antara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Dinkes Jatim, Dinkes Sumenep, FK dan FKM Unair. Wakil Dekan 3 FK Unair, Dr Sulistiawati dr M Kes menyampaikan, kebutuhan tenaga dokter dalam ORI mendorong keterlibatan Unair untuk memberi pendampingan.

“Tim vaksinator di lapangan sudah lengkap, namun tetap dibutuhkan dukungan dokter, terutama untuk advokasi dan pendampingan. Karena itu, FK Unair menerjunkan tim, khususnya dari departemen pediatri,” jelasnya, Rabu (27/8/2025).

Fokus di Daerah Cakupan Rendah
Tim FK Unair berangkat dalam 3 gelombang. Gelombang 1 dipimpin oleh dr Dwi Yanti Puspitasari DTMH MCTM Sp A(K) bersama dr Alpha Fardah Athiyyah Sp A(K) serta tim dokter PPDS lainnya. Mereka langsung berkoordinasi dengan Kemenkes dan Dinkes setempat untuk memetakan wilayah dan cakupan imunisasi terendah.

“Pendampingan kami difokuskan pada daerah-daerah yang cakupan ORI masih di bawah 10%. Salah satunya di TK Qurrota Ayun dengan 200 anak yang menjadi sasaran imunisasi,” terang dr Alpha.

Selain memberi vaksinasi, tim juga melaksanakan edukasi bagi orang tua dan tenaga kesehatan, sekaligus mendampingi proses screening hingga pasca vaksinasi.

Edukasi, Vaksinasi & Penanganan KIPI
Selain mendampingi proses vaksinasi, tim FK Unair turut memastikan kesiapan tenaga kesehatan dalam menghadapi kemungkinan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Edukasi diberikan kepada masyarakat terkait pentingnya vaksinasi campak serta penanganan medis yang tepat.

“Pesan pentingnya adalah campak merupakan penyakit sangat menular dan berisiko mematikan jika tidak dicegah dengan imunisasi. Vaksin bukan hanya melindungi anak sendiri, tetapi juga orang-orang di sekitarnya,” tegas dr Dwi Yanti.

Kondisi Terkini & Tantangan
Berdasarkan laporan awal, jumlah pasien campak di RSUD Sumenep mulai berkurang, dari 22 kini tinggal 6 orang. Namun, angka kematian akibat komplikasi pneumonia masih menjadi perhatian serius. “Rata-rata pasien datang terlambat, dalam kondisi berat, sehingga sulit ditangani,” jelas dr Dwi Yanti.

Sementara itu, dr Dwi Yanti juga menegaskan, bahwa ORI diberikan untuk semua anak sesuai rentang usia, tanpa memandang lengkap imunisasinya. “Tujuan ORI adalah melindungi semua anak. Jadi tidak dilihat dari status imunisasinya, melainkan kondisinya saat akan divaksin. Kalau sedang sakit atau demam, tentu ditunda. Tetapi kalau sehat, maka tetap diberikan vaksin,” jelasnya.

Dengan pelaksanaan ORI secara serentak, diharapkan cakupan imunisasi meningkat dan penyebaran campak dapat ditekan. Melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan perguruan tinggi, Unair meneguhkan perannya dalam mendukung kesehatan masyarakat, sekaligus berkontribusi dalam penanggulangan KLB campak di Indonesia.

Related Posts:

  • IMG-20190102-WA0007
    Rektor Unair Lantik 2 Dekan FH.
  • Unair Kukuhkan Tiga Guru Besar Ke-468
  • WhatsApp Image 2024-07-06 at 16.43.51
    Diskusi Terbuka Unair & Tim Aspirasi Bahas Isu…
  • rektor
    Rektor Unair Kukuhkan 3 Guru Besar Baru
  • unair
    Maksimalkan Riset, Unair Perpanjang Kerja Sama…
  • WhatsApp Image 2024-07-11 at 12.20.22
    Rektor Unair Lantik Lagi Prof. BUS Jabat Dekan FK Unair
Tags: FK UnairKLB Campak
Previous Post

Dewan Ekonomi Nasional Minta Bupati Ipuk Share Pengalaman Bangun Digitalisasi ke Berbagai Daerah

Next Post

realme Kenalkan 2 Teknologi Revolusioner, Baterai 15.000mAh & Chill Fan Phone

Haria Kamandanu

Haria Kamandanu

RelatedPosts

INDEX

Pusat Pengembangan Stem Cell Surabaya Kembangkan Scaffold untuk Rekayasa Jaringan

by admin
17/04/2017
0

SURABAYA | BIDIK - Tahun 2008, RSUD Dr. Soetomo bersama Institute of Tropical Diseases (ITD) dan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga...

Read moreDetails
Next Post
realme Kenalkan 2 Teknologi Revolusioner, Baterai 15.000mAh & Chill Fan Phone

realme Kenalkan 2 Teknologi Revolusioner, Baterai 15.000mAh & Chill Fan Phone

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

TPS Ajak Anak-anak Pekerja Mengenal Perusahaan Melalui Cerita Boneka

Launching realme C85 5G, Smartphone Waterproof dengan Koneksi 5G

13/01/2026
TPS Ajak Anak-anak Pekerja Mengenal Perusahaan Melalui Cerita Boneka

TPS Ajak Anak-anak Pekerja Mengenal Perusahaan Melalui Cerita Boneka

13/01/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.