PASURUAN I bidik.news – Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perhubungan, lebih dari 10 miliar masuk kas daerah. Jumlah itu didominasi oleh layanan parkir berlangganan.
Sepanjang tahun 2024, sektor parkir berlangganan berhasil menyumbang lebih dari Rp7,5 miliar ke kas daerah.
Kontribusi ini menjadi tulang punggung bagi PAD Dishub Kabupaten Pasuruan, yang secara keseluruhan berhasil mencapai target sebesar Rp 10,1 miliar
Untuk itu Dishub Kabupaten Pasuruan berencana memperluas area parkir berlangganan tersebut. Namun hal ini terus dikaji mengingat terbatasnya perluasan barea parkir l berlangganan ini.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan, Eka Wara, mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, memang ada rencana penambahan area parkir berlangganan baru. Namun ini masih dalam kajian.
“Kendala utamanya, adalah keterbatasan anggaran untuk pembuatan rambu parkir,” jelas Eka.
Rambu parkir merupakan salah satu syarat penting, untuk menerapkan sistem parkir berlangganan. Tanpa rambu yang memadai, penerapan sistem ini akan sulit dilakukan.
Padahal, potensi PAD dari sektor parkir berlangganan di Kabupaten Pasuruan masih sangat besar.
Mengingat, jumlah kendaraan bermotor, terus meningkat setiap tahunnya. Namun, hal itu tak ditunjang dengan layanan untuk menambah area parkir berlangganan.
Terbatasnya anggaran dan infrastruktur menjadi kendala utama dalam mengembangkan sektor ini.
Selain parkir berlangganan, Dishub Kabupaten Pasuruan juga mengelola parkir khusus dan parkir konvensional.
Namun, kontribusi kedua jenis parkir ini terhadap PAD masih relatif kecil, dibandingkan parkir berlangganan. Untuk itu, perlu solusi dan terobosan yang akurat agar rencana tersebut bisa terlaksana. (rusdi)











