PASURUAN I bidik.news – Untuk meningkatkan pemantauan lalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan berencana menambah CCTV tahun ini. Langkah ini dilakukan untuk memantau arus di jalanan Kabupaten Pasuruan yang rawan terjadi kemacetan.
Ini sebagai upaya Dishub Kabupaten Pasuruan memberikan kenyamanan bagi pengendara saat berkendara di jalan raya. Untuk itu, Dishub Kabupaten Pasuruan tiap tahunnya terus berupaya untuk menambah keberadaan CCTV di lokasi sentral jalan raya.
Kali ini tambahan CCTV di fokuskan di area Bundaran Apollo Kecamatan Gempol dan Exit Tol Sidowayah Kecamatan Beji. Kedua titik merupakan lokasi yang banyak dilalui kendaraan. Ini dikatakan Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan Agus Hari Wibawa, Selasa siang (27/06/2023) di sela-sela kesibukannya.
“Tujuan penambahan tersebut selain untuk pemantauan arus dari kemacetan juga pemantauan terhadap tindak kejahatan di
jalanan, sekaligus pemantauan ketika ada kecelakaan,” jelas nya.
Agus menambahkan, saat ini, sudah ada 22 titik CCTV yang terpasang di wilayah Kabupaten Pasuruan. Antara lain di pintu masuk Kompleks Perkantoran Raci, Cargo Beji, dan beberapa titik jalan lainnya.
Adapun untuk menambah dua titik CCTV tersebut, dishub mengalokasikan anggaran Rp180 juta.
Kadishub Kabupaten Pasuruan ini akan berusaha sekeras mungkin untuk menambah CCTV di sentra-sentra kerawanan dan kemacetan lalu lintas di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan.
“Makanya tiap tahun kami ingin terus menambah keberadaan CCTV tersebut,” Imbuhnya.
Disini, Dishub juga telah membenahi beberapa CCTV yang sempat mengalami kerusakan seperti di Cargo Beji, Depan Taman Dayu, serta Persimpangan Jetak untuk memaskimalkan fungsi nya.
“Jadi keberadaan CCTV saat ini sangat diperlukan sekali keberadaanya,” tegas pria asal Gempol ini. (rusdi)











