GRESIK – Untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran virus Corona Covid-19 di Kabupaten Gresik, Pemerintah Kabupaten (Pemda) Gresik telah menetapkan starus darurat.
Penetapan status ini didasarkan pada letak Gresik berdekatan dengan kota Surabaya yang masuk zona merah penyebaran virus Convid-19. Tidak hanya itu, mobilitas warga Gresik yang ke Surabaya sangat tinggi bahkan dari Surabaya ke Gresik.
Pada keterangan persnya, Komandan Satuan tugas Penanganan Pencegahan penyebaran virus korona Kabupaten Gresik, Plh Sekda Gresik, Nadlif menyatakan bahwa status darurat korona sudah ditandatangani Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto.
“Pemerintah kabupaen Gresik meminta agar masyarakat Gresik menjaga diri masing-masing dan tidak keluar rumah kecuali jika ada hal yang sangat penting. Jaga jarak dan hindari kerumunan massa dan tetap menjaga pola hidup sehat,” tegas Nadlif.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik Syaifudin Ghozali, menyebutkan bahwa saat ini kondisi Kabupaten Gresik masih terbilang aman, tidak ada warga yang positif korona.
“Update yang ada di Gresik saat ini ada peningkatan jumlah PDP bertambah 3 orang, totalnya 7 orang. Sementara OPD yang sebelumnya 25 orang, per sore ini data bertambah menjadi 33 orang dan sudah kami laporkan ke Propinsi,” terangnya.
Tidak hanya itu, Kadinkes juga menerangkan angak Orang Dalam Resiko (ODR) Kabupaten Gresik terbilang tinggi. Ada sekitar 620 orang yang saat ini dalam pantauan. Pasalnya, mereka rata-rata para tenaga indinesis yang pulang dari negara yang terjangkit virus Covid -19.
Saat ini banyak isu dimasyarakat bahwa ada yang positif Corona di Gresik. Ghozali meminta agar jangan dipercayai isu tersebut, “Kalua berita itu bukan dari tim, saya pastikan kabar itu tidak benar,” tegasnya.
Satgas juga menyiapkan rumah sakit rujukan penanganan virus corona di antaranya, RSUD Ibnu Sina, RS Petrokimia, RS Semen Gresik, RS Muhammadiyah, dan RS Fathma Medika, kemudian posko penanganan virus corona, dan call center.
Poskonya ada di Kantor Pemda Gresik Lantai 1, sedangkan call center masyarakat bisa menghubungi ke nomor 08121768460 untuk umum dan 24 jam,
“Mulai besok sampai Kamis akan dilakukan penyemprotan disenfektan dibeberapa perkantoran dan fasilitas umum. Tidak hanya itu, penyemprotan juga dilakukan ke beberapa Masjid. Hal ini kami lakukakan sebagai upaya pencegahan vurus Corona Covid-19 di wilayah kabupaten Gresik, ” tegas Komandan Satgas Nadlif.











