GRESIK – Pemkab Gresik melalui satgas penanganan dan pencegahan virus Covid-19 terus melakukan update terkait perkembangan virus corona di Kabupaten Gresik.
Sekretaris Satgas penanganan dan pencegahan Covid-19 Gresik, Drg Syaifudin Ghozali menerangkan saat ini, ada warga Gresik dinyatakan posisif Corona. “Kami barusan dihubungi oleh Dinkes Jatim yang memberikan informasi kalau ada warga Gresik saat ini positif virus Corona,” tegasnya.
Lebih lanjut di jelaskan, warga tersebut berjenis kelamin perempuan dan berumur 34 tahun berasal dari Kecamatan Driyorejo. “Pasien berinisiatif berobat ke rumah sakit swasta Di Surabaya. Sehingga hasil tesnya muncul di Surabaya. Tapi yang perlu ditekanan pasien positif ini bukan dari ODP dan PDP data di Satgas Covid-19 Gresik,” jelasnya.
Ditambahkan Gozali, tim cepat tanggap Corona Pemkab Gresik saat ini melakukan tracing ke rumah pasien positif didaerah Driyorejo. ” Tim akan melakukan identifikasi untuk mengamankan penyebaran virus, ” tegasnya.
Masih menurutnya, Saat ini Update data di Gresik ada 675 ODR (Orang Dalam Resiko) dan sudah lepas sebanyak 406 orang. Rata-rata ODR ini berasal dari warga yang pulang dari kerja di Malaysia. Sementara untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) ada 57 orang dan Pasien Dalam Pemeriksaan (PDP) ada 19 orang, sembuh 3 orang dan meninggal 1 orang, sehingga untuk PDP di Gresik saat ini ada 15 orang.
Untuk PDP, satu orang meninggal dunia dini hari tadi di RSUD Ibnu Sina. “Pasien laki-lali berusia produktif dan memiliki riwayat pernah ke Jakarta seminggu sebelum sakit,” terangnya.
Pasien yang meninggal saat ini masih menunggu hasil swab laboratorium, apakah positif corona atau tidak. Dijelaskan, jenazah korban sudah dimakamkan di salah satu tempat pemakaman wilayah gresik. Proses pemakanan juga sudah sesuai dengan SOP.
Seluruh orang yang pernah kontak langsung dengan korban akan dilakukan pelacakan untuk memantau kesehatan selama 14 hari ke depan. “Pergerakannya juga dibatasi agar tidak terlalu banyak beraktifitas,” ungkapnya.











