BIDIK NEWS | JEMBER – Menanggapi pertanyaan awak Media tentang relawan pendonor darah yang menjual penghargaan yang diberi oleh presiden Bupati siap bertanggung Jawab.
Pertanyaan yang di lontarkan oleh salah satu awak media usai upacara peringatan HUT PMI di Alun -alun Jember , Senen (18/9/2018) ,
” Kaitan dengan pendonor darah seorang pemulung yang menjual penghargaan yang diterima dari presiden kita sangat prihatin , ” ujarnya.
Kita sudah minta kepada PMI dan Pemkab untuk mengechek kondisi relawan yang ada jangan sampai mereka tersia- siakan.
Dari hasil kerjasama PMI dan Pemkab kami menemukan ada diantara mereka yang sakit,kondisi buta dan jadi pemulung,oleh karenanya sudah kita tindaklanjuti.
Ada diantara mereka direkrut di PMI dan ada juga sebagian yang terdata kita beri asuransi beserta keluarganya,dan bagi yang tidak mampu kita berikan bantuan beras setiap bulanya dan meberikan biasiswa bagi putra putrinya. Bahkan Bupati berharap , ” Saya minta kepada teman teman media jangan nutup nutipi bila menemukan keadaan seperti ini segera laporkan,bantu saya agar saya bisa bantu mereka , ” tandasnya .( Monas)










