JEMBER I BIDIK NEWS – Menjadi hal istimewa bagi ratusan pekerja pembangunan proyek asrama haji Jember,tidak hanya menjadi tamu VIP Bupati,para pekerja ini berkesempatan makan bersama dengan Bupati – Wakil Bupati serta seluruh tamu undangan.
Dalam sambutanya, Bupati memberi perhatian khusus kepada 300 orang pekerja proyek yang akan melaksanakan pekerjaan tahap awal pembangunan asrama haji Jember. Senin 07/10/2019
“Para pekerja ini adalah tamu VIP Bupati, mereka ini menjadi hujung tombak suksesnya pembangunan proyek ini,” sebut Bupati.
Sepontan saja sambutan Bupati tersebut mendapat tepukan yang gemuruh dari para pekerja yang hadir sama dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan asrama haji tersebut.
Tidak cukup hanya itu, sebagai wujud rasa shukur atas di mulainya pembangunan tahap awal asrama haji, Bupati mengajak seluruh undangan dan seluruh pekerja untuk makan bersama yang digelar ala makan santri.
Berbaur menjadi satu,tampa sekat dan batasan Bupati – Wakil Bupati serta para tamu yang hadir dan seluruh pekerja makan bersama sama.
Terpancar rasa haru dan bahagia dari para pekerja yang berkesempatan bertatap muka dan makan bersama dengan orang nomor satu di Kabupaten Jember ini.
Sumali (42) tahun warga glundengan Kecamatan Wuluhan Jember, salah satu pekerja di proyek tersebut menyampaikan ” ya saya ini hanya orang kecil dan buruh kasar, tentunya sangat senang sekali bisa bertatap muka langsung dengan Bupati apalagi sampek diberi kehormatan makan bareng sama Bupati, ini luar biasa sekali bagi saya,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan oleh beberapa pekerja yang di undang khusus oleh Bupati ” ya ini suatu penghormatan bagi kami, berkesempatan ikut andil membangun asrama haji walaupun hanya sebagai buruh bangunan,” tutur
Dalam satu kesempatan Bupati menyebut” berkumpunya para Kyai dan seluruh tamu undangan serta para pekerja saat ini semata mata memohon doa agar seluruh pekerja diberi keselamatan sehingga sukses melaksanakan pembangunan,” tuturnya.
Diselah selah kebahagian tersebut ada satu persoalan yang harus menjadi perhatian pihak terkait, sebanyak 300 orang pekerja ini, menurut sumber terpercaya belum terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan,hal ini diketahui saat salah satu petugas BPSJ Ketenagakerjaan datang ke lokasi.
Saat ditanya seperti apa keberadaan 300 pekerja yang saat ini sedang melakukan kegiatan pekerjaan pembangunan asrama haji ini ” ya ini mas, saya kasian kepada mereka, kalau ada apa-apa nanti gimana,” pungkasnya.
Semoga persoalan ini segera ada perhatian dan tindakan dari pihak terkait maupun pelaksana proyek. ( Monas)











