KEDIRI – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat membuat protokol kesehatan harus lebih diperketat. Untuk itu BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Kediri menyerahkan simbolis bantuan secara daring, Selasa (13/7/2021).
Bantuan meliputi 23 paket Alat Pelindung Diri (APD) kepada RSUD Kab. Nganjuk (1 pcs masker onemed, 1 pcs Safety Goggles,1 pcs Face Shield, 1 pcs safety booth, 1 pcs hazmat suit, 1 pasang sarung tangan Karet).
Bantuan ini diserahkan simbolis oleh Suharno Abidin Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kediri Kepada Sudarno, SE, ST. MM Kepala Bagian Umum RSUD Kab. Nganjuk melalui zoom meeting.
Sebelum diberlakukannya PPKM Darurat Sejak 24/6/2021, BPJS Ketenagakerjaan Kediri sudah aktif memberikan bantuan kepada RS dan beberapa Badan Usaha di wilayah kota, Kab. Kediri dan Kab. Nganjuk.
Sebelumnya, bantuan sebanyak 23 paket APD serupa juga telah diberikan kepada RSUD Kab. Kediri. Selain itu, bantuan berupa 583 Box masker medis onemed dan 700 tablet multivitamin becom-zet juga telah dibagikan kepada 5 perusahaan, yaitu PT. Keong Nusantara Abadi, PT. Karyadibya Mahardhika, PT. Inti Kokoh Makmur Sehati, Perum Perhutani KPH Nganjuk, PT. Lotus Indah Textile Industries.
Suharno Abidin mengatakan, Badan Usaha/Perusahaan yang mendapatkan bantuan merupakan perusahaan dengan kategori tertib membayar iuran/tidak menunggak iuran, melaporkan upah minimal sesuai UMK, serta seluruh tenaga kerja terdaftar di semua program sesuai ketentuan.
“Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BPJS Ketenagakerjaan Kediri dalam upaya Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja,” pungkas Suharno.











