BIDIK News|KUALA LUMPUR – Melalui BPJS Kesehatan, Indonesia meraih 9 penghargaan dari asosiasi jaminan sosial internasional, International Social Security Association (ISSA). “Penghargaan ini memacu kami BPJS Kesehatan beserta seluruh jajaran untuk terus bekerja lebih keras menjaga program JKN-KIS tetap sustain bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris, di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (2/10).
ISSA merupakan asosiasi lembaga jaminan sosial yang beranggotakan 158 negara di dunia. BPJS Kesehatan menjadi satu-satunya peraih 9 penghargaan pada acara yang dihadiri 40 negara di kawasan Asia Pasifik. ISSA Good Practice Award ini diberikan 3 tahun sekali untuk masing-masing kawasan. Indonesia masuk kawasan Asia Pasifik.
“Di usia emas BPJS Kesehatan ini, kami harapkan institusi akan lebih memberikan prestasi yang lebih baik dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara,” ujar Fachmi.
Penghargaan diberikan langsung oleh Presiden ISSA, Prof. Dr. Breuer Joachim kepada Fachmi Idris dalam International Social Security Association Regional Forum tingkat Asia Pasifik di Kuala Lumpur.
9 penghargaan diberikan berkat inovasi yang dilaksanakan dan terus disempurnakan dalam melaksanakan Jaminan Kesehatan Nasional selama 3 tahun terakhir. Penghargaan itu mencakup aspek kepesertaan, iuran, sistem informasi hingga mekanisme mengefektifkan pembayaran kepada fasilitas kesehatan.
Bahkan 3 penghargaan di antaranya memperoleh Penghargaan Istimewa (ISSA menyebutnya dengan istilah Special Mention), yakni implementasi Manajemen Risiko sesuai panduan ISSA, optimalisasi Jaminan Kesehatan Nasional melalui Program Kader JKN, dan Aplikasi Mobile JKN. (hari)









