BIDIK NEWS | GRESIK. Bawaslu di Gresik yang baru saja di kukuhkan sejak tanggal 15 Agustus lalu, akan menjadi tumpuan dan ujung dari segala permasalahan dari masalah pemilu yang muncul, dengan fenomena yang baru dan wewenang yang makin bertambah, maka tugas semakin berat, dan berharap agar Bawaslu, panwascam, PPL, dalam bersikap adil dan selalu berpegang pada aturan yang sudah ditetapkan, demikian amanat salah seorang komisioner Bawaslu Kabupaten Gresik Imron Rosyadi saat menjadi pembina upacara di halaman Kantor Bawaslu Gresik, Jumat (17/8).

” Ketika sudah berubah dari Panwaslu ( panitia pengawas pemilu) menjadi Bawaslu ( badan pengawas pemilu), maka tugas semakin banyak dan menumpuk, semua persoalan dari pemilu akan ber muara di bawaslu, sehingga kita yang di Bawaslu, di Panwascam, PPL mesti bersikap adil dalam bertindak dalam menangani masalah dan terhadap siapa saja, ” jelas komisioner Bawaslu yang berasal dari Kecamatan Balongpanggang ini di depan peserta upacara.
Upacara bendera memperingati Kemerdekaan RI di di lingkup Panwas Gresik baru kali ini di gelar, di ikuti oleh 5 Komisioner Bawaslu kabupaten, staf di Kantor Bawaslu, 3 Komisioner Panwascam Kebomas, 2 Komisioner Panwascam Manyar, 1 Komisioner Panwascam Gresik, dan panwas desa / kelurahan se Kecamatan Kebomas. ( ali)











