GRESIK I bidik.news – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia terus memberikan kontribusi kepada semua lapisan masyarakat. Salah satunya pencegahan secara dini penyakit kanker.
Bentuk pedulian pada kesehatan, Petrokimia Gresik membuat Program dengan tajuk “K3 Goes to School”. Program ini telah dijalankan perusahaan di empat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Gresik, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
Tujuan K3 Goes to School untuk membangun kesadaran kesehatan di kalangan pelajar untuk mencegah terjadinya kanker. Hal tersebut bentuk keperdulian Petrokimia Gresik pada generasi muda.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo dalam rangka Hari Kanker Sedunia menyampaikan bahwa, untuk mencetak generasi unggul bangsa dibutuhkan pemuda yang sehat. Dengan tubuh sehat, generasi penerus bangsa ini mampu berpikir inovatif dan agile dalam menghadapi tantangan.
“Kita membangun kesadaran menjaga kesehatan sejak dini kepada pelajar SMK di Gresik, khususnya mencegah terjadinya kanker. Ketika tubuh kita sakit, jangankan berpikir inovatif, melakukan kegiatan sehari-hari saja kita kesulitan,” ujar Dwi Satriyo pada Kamis (13/02/2025).
Masih menurutnya, kegiatan sosialisasi ini dilakukan di empat sekolah, antara lain SMK Semen, SMK Negeri 1 Cerme, SMK PGRI, dan SMK Negeri 1 Duduksampeyan. Materi terkait kanker diberikan oleh dokter dari Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG), dr Robitha. Para siswa mendapatkan materi tentang gaya hidup sehat untuk mencegah kanker.
Disebutkan, pada materi dijelaskan bahwa kanker adalah penyakit yang serius dan kompleks, tetapi terdapat langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko terkena kanker melalui pola makan dan gaya hidup sehat. Dengan mengadopsi kebiasaan makanan yang seimbang dan gaya hidup yang aktif dapat memberikan perlindungan tambahan bagi kesehatan.
“Petrokimia Gresik dalam mendukung Pemerintah mencetak generasi unggul Indonesia memberikan fasilitas komprehensif, mulai dari beasiswa, magang, bantuan fasilitas pendidikan ke sekolah-sekolah hingga membangun kesadaran kesehatan,” pungkas Dwi Satriyo.
Sementara itu, dalam K3 Goes to School para pelajar juga mendapatkan materi tentang profesi K3, penanggulangan darurat, dan pemadaman api. Dengan adanya kegiatan ini para pelajar mendapatkan pemahaman dasar tentang K3. (him)











