GRESIK – Perayaan 17 tahun keberadaan sanggar lukis Daun diisi dengan berbagai kegiatan, dan tahun 2021 ini di gelar pameran di beberapa kota, dan Gresik sebagai markas induk mesti lebih banyak menggelar pameran, demikian diungkap pembina utama sanggar Daun, Arik Wartono, usai membuka pameran di salah satu mall di Gresik, Sabtu (18/12).
“” Hampir semua gagasan lukisan dari siswa kami sangat bagus dan brillian, namun sejak awal berdiri, para orang tua siswa yang selalu mematahkan keinginan dan semangat kreasi dari siswa kami, sehingga membina pola pikir dari orang tua siswa kami memerlukan energi dan waktu yang lumayan banyak, ” jelas Arik.
2 siswa dari sanggar Daun yang saat ini menggelar pameran adalah :
Annisa Nismara Halimah (6 tahun) dan Isabel Nufail Roses (10 tahun)
Annisa, , bersekolah di SD Al Islam Cerme kelas 1 anak ke 2 dari pasangan Hendro Karyono, dan Nurul Febriyanti. bergabung dengan sanggar Daun sejak tahun 2019 saat itu usianya masih 4 tahun.
Saat ini Annisa telah mengoleksi 7 pengahargaan internasional dan 2 penghargaan Nasional.
Isabel, saat ini bersekolah di SDN Ngabetan kelas 4, putri pertama dari pasangan Fakhrudin Mawardi dan Dian Handayani .bergabung dan belajar pada sanggar Daun sejak tahun 2016, saat itu usianya masih 5 tahun.
Saat ini Isabell telah mengoleksi 10 pengahargaan internasional dan 2 penghargaan lokal-nasional.
” Anak anak itu jiwa kreatifitasnya yang dituangkan dalam goresan lukisan sangat natural dan bagus, kita sebagai pembimbing mesti bisa mengarahkan dan membimbing, kalau selalu dicegah, otomatis kreatifitasnya akan mati, ” pungkas Arik. ( ali)











