GRESIK – Puluhan massa anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Kota (Forkot) Gresik datang ke kantor Kejaksaan Negeri Gresik dengan memberikan suport atas penyidikan pengembangan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di BPPKAD, Senin (21/10/2019).
Tidak hanya itu, LSM Forkot juga memberikan kado berupa piagam perhargaan dan 5 ekor tikus warna putih (menangdakan koruptor yang sudah ditangani Kejari Gresik). Kado tersebut diberikan sebagai apresiasi kinerja yanh dilakukan oleh Kejari Gresik yang berhasil mengungkap korupsi di kabupaeten Gresik, terutama kasus OTT di BPPKAD Gresik yang dikembangkan dengan menyeret pejabat teras termasuk Sekda Gresik.
Dengan melakukan aksi yel-yel, mereka memberikan apresiasi atas keberanian Kejari Gresik melakukan pengembangan penyidikan kasus tangkap tangan di BPPKAD Gresik oleh Majelis Hakim PN Topikor, Surabaya.
Ketua Forkot Haris S Faqih dalam orasinya mengapresiasi langkah Kejari terus memproses Aktor intelektual BPPKAD untuk pengembangan nya, dimana hingga saat ini telah melakukan pemanggilan Sekda Gresik (Andhy Hendro Wijaya) sebagai saksi untuk ke empat kalinya.
“Kami menuntut agar Kejaksaan terus melanjutkan proses hukum semua pejabat yang ikut menikmati uang korupsi di BPPKAD Gresik, ” tegasnya.
Lebih lanjut diungkapkan, jika ada penghiatan atau ada yang ganjal dalam proses ini, kami akan melawan dengan massa yang akan lebih besar.
Selang beberapa menit berorasi, mereka ditemui Kepala Seksi Pengelolahan Barang Bukti Kejaksaan Negeri Gresik, Andi Ermawan. “Kami berterimakasih atas perhatiannya. Kami akan menelaah hasil pemeriksaan nanti, ” tegasnya. (him)












