• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home HUKUM KRIMINAL

APP HAM Desak Australia Segera Deportasi Veronica Koman

Ida by Ida
6 years ago
in HUKUM KRIMINAL
Reading Time: 2 mins read
0
FOTO : Para aksi pendemo .( Rofik)

FOTO : Para aksi pendemo .( Rofik)

0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA l BIDIK NEWS – Ratusan massa dari Aliansi Pemuda Penegak Hak Asasi Manusia (APP HAM) mendatangi Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Surabaya, Jumat (20/9).
Mereka mendesak Australia untuk segera mendeportasi Veronica Koman pelaku provokasi yang menyebabkan gejolak di Indonesia, khususnya Papua.

Beberapa poster dibentangkan antara lain, “Tangkap dan Adili Veronica Koman”, “Veronica Adalah Provokator Pemecah Suku, Bangsa Agama dan Ras”, “Arrest and Jail Veronica Koman to Indonesian’s Law” dan Veronica Koman is Provokator, Serahkan Kepada Negara Kami” serta puluha bendera merah putih.

“Dimana hati nuramimu, hai provokasi? Percuma mengatakan demi HAM, ada kepentingan apa kamu? Demi kepentingan Hoaks. Sadarlah, hentikan,” teriak salah satu orator.

“Kami adalah warga Indonesia, warga Jawa Timur, warga Surabaya. Kami datang kesini (Konjen Australia, red) melakukan aksi damai. Hari ini bentuk kepedulian kita terhadap bangsa. Panasnya hari ini tidak sepanas hatinya warga,” tambahnya.

Koordinator aksi, Choirul Anam mengatakan bahwa Veronica Koman adalah provokator yang menyebabkan banyak jatuh korban jiwa dan harta benda di Papua.

“Bagi kami, melindungi pelaku kejahatan adalah suatu bentuk ketidakpatuhan atas rasa keadlian dalam menegakkan Hak Asasi Manusia. Negara kami akan terus bersuara akan hal ini,” ujarnya.

Menurut dia, sang provokator saat ini masih berada di Australia dan berdalih pegiat HAM. Namun, kenyataannya adalah sang provokasi pemecah belah bangsa. “Australia adalah negara pegiat HAM dan tetangga baik kita. Australia juga pasti tidak ingin negaranya terpecah belah. Kami kesini meminta jangan melindungi Veronica Koman,” pintanya.

Choirul membeberkan, ujaran Rasis yang terjadi di Jawa Timur yang berdampak luas hingga terjadi aksi demonstrasi rusuh di Papua dan Papua Barat pada hakekatnya adalah sebuah orkestra permainan licik sekelompok elit yang berlindung atas nama HAM. Serta membawa misi memecah kedaulatan NKRI demi sebuah penguasaan Sumber daya alam.

“Esensi HAM adalah keadilan di segala ruang kehidupan. Namun ironis, tuduhan lemahnya penegakan HAM dijadikan alasan dan landasan untuk menyalahkan suatu negara berdaulat dengan memaksa melepaskan salah satu wilayahnya untuk mendirikan negara baru,” katanya.

Disamping itu, Choirul juga menyebutkan bahwa Veronica Koman telah melakukan suatu pembohongan publik untuk mendapat simpati internasional, untuk mendapat simpati Australia.

“Dengan mengolok-olok Negaranya sendiri, dengan provokasi adanya pelanggaran HAM, Veronica seolah telah menjadikan dirinya sebagai Hakim yang memutuskan suatu perkara tanpa melihat keadilan bagi para korban demonstrasi rusuh di bumi cendrawasih yang memiliki hak untuk hidup nyaman dan damai,” jelasnya.

Aksi kali ini, lanjut Choirul juga sebagai bentuk peringatan kepada Negara-negara lainnya untuk tidak mengintervensi hukum di Negara Indonesia. “Ini juga bentuk peringatan Negara-negara lainnya untuk tidak mengintervensi hukum di Negara kami. Kami terus mendukung langkah dari Polri, langkah dari Polda Jatim untuk mengusut tuntas kerusuhan di Papua,” pungkasnya.( rof)

Related Posts:

  • vero
    Polda Jatim Tetapkan Tersangka Veronica Koman
  • IMG-20181203-WA0091
    Diduga Terlibat Aksi Separatis ,Warga Negara…
  • IMG-20180123-WA0033
    Inilah Jaman Now, Istri Jual Suami Layanan Seks Treesome
  • susi
    Terbukti Bersalah, Mak Susi Akhirnya Dihukum 7 Bulan Penjara
  • IMG-20191202-WA0021
    Kejari Gresik Janji Tidak Akan SP3 Perkara Sekda Gresik.
  • Mak Susi di PN Surabaya
    Kasus Kerusuhan Asrama Papua, Keterangan Saksi dari…
Previous Post

Sri Sultan HB X : Jadikan KPPU Sebagai Lahan Pengabdian

Next Post

Bos Illegal Logging, Dituntut 4 Tahun Penjara Dan Denda Rp. 10 Miliar

Ida

Ida

RelatedPosts

Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif
EKBIS

Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif

by Haria Kamandanu
16/01/2026
0

  SURABAYA | bidik.news - Hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) menyebutkan kinerja penjualan eceran pada Desember 2025 tetap tumbuh positif...

Read moreDetails
PA Gresik Gandeng YLBH FT, Disnaker, Kominfo, dan Kadin Lindungi Hak Perempuan dan Anak Korban Perceraian

PA Gresik Gandeng YLBH FT, Disnaker, Kominfo, dan Kadin Lindungi Hak Perempuan dan Anak Korban Perceraian

16/01/2026
Dihadiri Wagub Emil, PKDI Jatim Siap Sukseskan Program Nasional Meski Fiskal Desa Terbatas

Dihadiri Wagub Emil, PKDI Jatim Siap Sukseskan Program Nasional Meski Fiskal Desa Terbatas

16/01/2026

Kakanwil dan Kalapas se-Jatim Panen Raya Semangka di Banyuwangi

16/01/2026

TPS Perluas Ruang Terbuka Hijau

16/01/2026

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Kesiapsiagaan Bencana Harus Dipersiapkan Sejak Sekolah

15/01/2026
Next Post
Bos Illegal Logging, Dituntut 4 Tahun Penjara Dan Denda Rp. 10 Miliar

Bos Illegal Logging, Dituntut 4 Tahun Penjara Dan Denda Rp. 10 Miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif

Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif

16/01/2026
PA Gresik Gandeng YLBH FT, Disnaker, Kominfo, dan Kadin Lindungi Hak Perempuan dan Anak Korban Perceraian

PA Gresik Gandeng YLBH FT, Disnaker, Kominfo, dan Kadin Lindungi Hak Perempuan dan Anak Korban Perceraian

16/01/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.