BIDIK NEWS | SURABAYA – Masyarakat perkotaan seperti Surabaya seringkali dimanjakan dengan kuliner lokal yang rasanya dapat menggoyang lidah. Pilihan pun sangat bervariasi, mulai dari penyetan, tahu campur, sate kelopo ondemohen, rujak cingur, rawon setan, dan masih banyak lagi.
Meskipun bercita rasa khas dan lezat, banyak yang lupa bahwa makanan ini dapat digolongkan sebagai makanan yang kurang sehat. Mengapa bisa begitu ?
Jika kita menggali lebih jauh lagi, ragam menu tersebut banyak yang masih digoreng dan menggunakan bahan dasar minyak secara berlebih. Kemudian juga komponen sayur-sayuran cukup minim.
“Makanan yang digoreng cenderung memiliki kadar lemak jenuh lebih tinggi. Lemak jenuh ini bisa mengakibatkan naiknya kadar kolesterol dalam tubuh. Nah, yang lebih mengkhawatirkan lagi bisa menyebabkan penyakit jantung koroner nantinya,” ujar Rachel Olsen, Nutrition Specialist YOUVIT, Kamis (30/8).
Selain beberapa hal di atas, ternyata lemak jenuh juga dapat memicu naiknya bakteri jahat yang ada di dalam sistem pencernaan. Bakteri jahat ini yang nantinya menghambat penyerapan vitamin maupun mineral yang terkandung pada makanan. “Defisiensi vitamin dan mineral dalam tubuh dapat menyebabkan tubuh lebih rentan dengan paparan bakteri dan kuman yang berasal dari luar. Rutin makan makanan yang digoreng bisa menambah kondisi ini lebih buruk lagi,” tambah wanita yang memiliki darah Indonesia-Denmark ini.
Sebenarnya ada cara gampang agar kita dapat terhindar dari resiko yang telah disebutkan sebelumnya, yaitu dengan meningkatkan konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan. Tentu saja cara pengolahannya juga harus tetap diperhatikan agar kandungan vitamin dan mineralnya tidak terbuang percuma.
Misalnya dengan tidak direbus terlalu lama, agar vitaminnya tidak larut di air. “Makan sayur dan buah yang banyak juga tidak menjamin tubuh bisa menyerap vitamin dan mineral secara maksimal. Karena tiap individu memiliki kemampuan mencerna yang berbeda-beda,” ucap Rachel di YOUVIT Media & Community Gathering di Surabaya.
Padahal tubuh membutuhkan standar vitamin dan mineral tertentu tiap harinya. Lalu bagaimana cara untuk memenuhi kebutuhan ini?
Saat ini, sudah ada multivitamin gummy dewasa pertama di Indonesia, YOUVIT, yang mengandung 10 vitamin dan 2 mineral penting bagi tubuh. Rasanya mixberry enak dan tidak memerlukan air lagi untuk mengonsumsinya (tidak seperti multivitamin lain dalam bentuk tablet atau pil).
Resepnya juga diolah khusus di USA untuk masyarakat Indonesia dan kemasannya mudah serta simpel dibawa kemana saja. “To be honest, YOUVIT cocok banget buat saya yang aktif dan hobi traveling, bisa dibawa kemana aja. Udah gitu rasanya enak dan bentuknya gummy. Beda sama vitamin lain,” kata Albern Sultan, Sport TV Host & Adventure Traveler. (hari)









