JEMBER – Dampak ditetapkannya Kabupaten Jember KLB Covid-19, kegiatan ekonomi pedagang pasar akan terancam lumpuh. Pasalnya mulai hari ini Minggu (29/03/2020) Pemkab Jember menutup beberapa pasar.
Kabar sedih tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Jember dr. Hj Faida MMR, usai menyaksikan kegiatan launching Physical Distancing oleh Polres Jember di Jl. Sultan Agung depan pos jalan raya Jember.
Dihadapan awak media bupati menyampaikan” mulai besok kita akan mengendalikan pasar-pasar tradisional baik pasar-pasar di kota maupun di Desa-Desa.,” tuturnya.
Untuk seluruh pasar hewan kita intruksikan ditutup dan pasar tradisional yang menjual bahan-bahan kering diintruksikan ditutup.
Khusus penjual sayur, buah dan daging diatur dengan jam terbatas, hanya 3 jam, sekitar jam 5.00 hingga 8.00 sudah tutup.
Untuk itu pedagang harus menjaga jarak mengikuti prosedur kesehatan sampai ada perkembangan lebih lanjut.
Faida berharap penutupan ini tidak sampai berkepanjangan dan tidak sampai lockdown dan menutup segala aktifitas.
”Untuk itu saya minta kerjasama masyarakat lebih baik disiplin sehingga masalah ini dapat teratasi daripada berkepanjangan,” ujarnya.
Bila setengah-setengah, lanjut Faida, maka ini akan berkepanjangan, bila tak disiplin. Karena itu kita perlu kompak bersama-sama.
”Insya Allah masalah ini segera teratasi,tidak perlu panik tetapi kita perlu mengikuti prosedur-prosedurnya,” jelas bupati.
Faidah juga menyampaikan terima kasih kepada pengelola pariwisata yang telah kompak menutup kegiatan kunjungan pariwisata.
Namun demikian pihaknya berharap ada kegiatan yang bisa dilakukan, diantaranya melalui pesanan online.
“Terima kasih juga kepada masyarakat yang sudah menunda kegiatan resepsi pernikahanya, pengajian,khitanan, karna ini demi kepentingan bersama,” pungkasnya. (Monas)












