BANYUWANGI|BIDIK, Ribuan pencari kerja di Banyuwangi memadati area Banyuwangi Job Fair 2017 di GOR Tawangalun Banyuwangi.
Mereka antusias berbondong-bondong mengunjungi stand Job Fair yang telah dibuka oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widiatmoko, Rabu (06/09).
Banyuwangi Job Fair tahun ini menyediakan sedikitnya dua ribu lowongan kerja (loker), dan digelar selama tiga hari berturut-turut dari tanggal 6 – 8 September 2017.
Kepada awak media, Wabup Yusuf mengatakan digelarnya job fair ini selain untuk memudahkan para pencari kerja, juga untuk mengurangi angka pengangguran di Banyuwangi.
“Tingkat pengangguran di Banyuwangi saat ini dinilai masih tinggi, karena itu kita akan gelar kegiatan ini rutin setiap tahun, sebagai upaya menurunkan tingginya angka pengangguran,” tutur Wabup Yusuf.
Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Banyuwangi, Saiful Alam Sudrajat melalui Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja (Penta), Nunuk Sri Wahyuni mengungkapkan, dengan kegiatan job fair ini angka pengangguran di Banyuwangi tiap tahunnya mengalami penurunan.
Sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS), tahun 2015 angka pengangguran di Banyuwangi mencapai 2,5 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Banyuwangi. Tahun 2016 mencapai 2 persen dan tahun ini angkanya sudah dibawah 2 persen.
Untuk peserta job fair tahun ini diikuti 60 perusahaan, terdiri dari BUMN dan perusahaan swasta yang ada di Banyuwangi.
Selain menyediakan ribuan loker, Banyuwangi Job Fair ini juga membuka pelayanan pengurusan kartu kuning (AK-1), BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan secara gratis.
“Disini juga ada loker tanpa disertai ijazah, hal itu untuk mempercepat proses, dan memudahkan para pencari kerja yang rumahnya jauh,” jelas Nunuk.(nng/arik)
[14:56, 9/6/2017] Anas Bwi Bidik: Para pencari kerja memadati area Banyuwangi Job Fair 2017





