BANYUWANGI – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan pengecekan di Bandara International Blimbingsari dan Pelabuhan Penyeberangan ASDP Ketapang, Minggu (26/12/2021).
Didampingi Kapolresta Banyuwangi bersama Forkopimda, Kakorlantas Polri dan Menhub melakukan pengecekan di sejumlah tempat publik terkait penerapan protokol kesehatan dan posko kesehatan, serta memastikan sistem telah berjalan dengan baik.
Di Posko Nataru dan Sapras Bandara International Banyuwangi, Kakorlantas dan Menhub memastikan Nataru tahun ini berlangsung dengan tertib dan menerapkan protokol kesehatan. Seperti, kesiapan tempat cuci tangan, barcode Peduli Lindungi, thermogan telah terpasang, penggunaan masker bagi para pengunjung, Penerapan 50% kapasitas maksimal.

Tak hanya itu, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, rombongan pejabat kepolisian dan Menhub ini juga menyapa dan memberikan bingkisan kepada petugas yang sedang melaksanakan jaga di Pos Pengamanan.
Usai pengecekan di Bandara International Banyuwangi, rombongan langsung melakukan peninjauan ke Posko Nataru serta Posko Vaksinasi dan Validasi di Area Pelabuhan Penyeberangan ASDP Ketapang.
Rombongan melakukan pengecekan gerai vaksinasi presisi yang disediakan untuk penumpang pelabuhan yang belum melaksanakan vaksinasi dosis pertama maupun dosis kedua.
“Syukur alhamdulilah tidak ada penumpang dari kendaraan umum yang positif saat kita lakukan pengecekan, baik sudah verifikasi maupun belum verifikasi kita test dan cek and ricek, tidak ada penumpang yang positif,” ucap Menhub.
“Tentunya, hal ini harus kita jaga sebagaimana arahan Bapak Presiden untuk bersama-sama menjaga kesehatan dengan prokes untuk mencapai kestabilan ekonomi tentunya,” sambungnya.
Hal senada disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Santyabudi, bahwa kedatangannya ini untuk memastikan sistem berjalan dengan baik, untuk mengantisipasi penyebaran virus, baik varian lama maupun varian baru.
Menurut Irjen Pol Firman, pihaknya bersama Menhub dan rombongan ingin memastikan pelayanan kesehatan berupa vaksinasi di tempat pemberangkatan dan sekaligus area publik.
“Kita ingin lihat bagaimana kesiapan mereka, apakah euforia ini kendor. Karena itu sekali lagi besar harapan kita kepada masyarakat ikut berpartisipasi aktif, baik untuk vaksinasi maupun kelancaran arus lalu lintas itu sendiri,” ungkap Kakorlantas.
“Dan jangan bepergian kalo tidak penting-penting amat, karena keselamatan dan kesehatan kita adalah yang utama dalam roda perekonomian kita,” tegasnya.
Kakorlantas juga menilai kesiapan petugas di Posko dan masyarakat sangat kooperatif, dan berharap komunikasi ini bisa terjalin.
“Kita bisa lihat di sini kesiapan teman-teman di Posko, petugas-petugas dan masyarakat alhamdulillah mereka kooperatif, semoga komunikasi ini bisa terjalin, sehingga Indonesia bisa mencapai tingkat pencapaian vaksinasi yang cukup untuk bisa kita menjaga dari kemungkinan ada tersebarnya virus-virus maupun baik varian lama maupun baru, kira-kira seperti itu,” harapnya.
Dikesmpatan ini, tak lupa Kakorlantas juga menyampaikan pesan penting dari Kapolri.
“Pesan Pak Kapolri, kita semua bersama-sama menghadapi ini dengan sabar, presiden juga ingin semua berjalan dengan seimbang, antara ekonomi yang sedang kita coba terus bangun, karena beberapa tahun belakangan ini kita prihatin,” katanya.
“Ada satu sisi masyarakat juga membutuhkan adanya kegiatan-kegiatan sosial, perdagangan, kita coba seimbangkan. Tapi sekali lagi, kesehatan tentunya yang utama,” pungkas Kakorlantas.(nng)











