Simbolis penyerahan kartu kepesertaan baru dari BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa kepada relawan peduli Covid-19 di halaman Balai Kota Pemkot Surabaya, Jumat (20/8/2021) pagi. (Foto : Haria Kamandanu)
SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menerima bantuan untuk penanganan peduli Covid-19. Kali ini bantuan datang dari 3 perusahaan dan lembaga, salah satunya dari Yayasan Samara Satu Tawa melalui BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Surabaya Karimunjawa.
Bantuan yang diberikan adalah perlindungan kepada tenaga 500 relawan peduli Covid-19 di Surabaya dengan 2 program dari BPJS Ketenagakerjaan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Selain bantuan perlindungan kerja kepada para relawan Covid-19, Yayasan Samara Satu Tawa juga memberikan bantuan meliputi 1120 Botol Imunebooster Geesel, 200 Botol Jamu Delicious, 100 Botol Vitamin C serta 50 Box Masker.
Bantuan diberikan langsung oleh Ketua Yayasan Samara Satu Tawa Indra kepada Asisten 2 Pemkot Surabaya Ikhsan mewakili Walikota Surabaya Ery Cahyadi yang berhalangan hadir dihalaman Balai Kota Pemkot Surabaya, Jumat (20/8/2021) pagi.
Indra mengatakan, Yayasan Samara Satu Tawa adalah kumpulan para pebisnis dan pengusaha yang tergabung dalam Ciputra Entrepreneur Club’s di Ciputra Group yang mempunyai visi fokus membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, seperti korban PHK.
“Kami yayasan no profit yang ingin membantu warga terdampak menjadi wirausahawan yang tangguh. Jadi kami tidak hanya memberikan bantuan berupa barang, tapi juga pelatihan kewirausahawan agar bisnis dan perekonomian mereka bangkit lagi dimasa pandemi ini,” kata Indra yang juga dosen di Universitas Ciputra.
Sementara itu, Ikhsan sangat mengapresiasi bantuan dari Yayasan Samara Satu Tawa melalui BPJS Ketenagakerjaan berupa perlindungan kerja kepada 500 orang relawan peduli Covid-19 di Surabaya.
“Saya sangat berterimakasih kepada para pengusaha di Surabaya yang tergabung dalam Yayasan Samara Satu Tawa yang sangat peduli kepada para relawan Covid-19. Karena para relawan tersebut sangat perlu dilindungi dengan BPJS Ketenagakerjaan,” kata Ikhsan.
Hal senada juga dilontarkan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa Indra Iswanto yang sangat mengapresiasi setinggi-tingginya kepada para pengusaha Surabaya yang tergabung dalam Yayasan Samara Satu Tawa. Dimana sangat peduli terhadap kondisi kesehatan para relawan Covid-19 dengan melindungi mereka dengan program BPJS Ketenagakerjaan.
“Sehingga, dengan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan, mereka para relawan tidak perlu takut lagi akan musibah yang sewaktu-waktu mengancam jiwa mereka. Karena semuanya kita lindungi, kita tanggung semua biaya pengobatan sampai sembuh,” pungkas Indra.
Dalam kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa juga menyerahkan santunan kematian (JKM) kepada 3 ahli waris. Yakni ahli waris alm. Deni Chrismono Raharjo, yakni Eli Aprillia Santi. Almarhum meninggal karena Covid-19 yang bekerja di RSJ Menur Surabaya. Ahli waris meneriman santunan sebesar Rp 180.208.000.
Alm. Suroso yang meninggal karena Covid-19 saat bekerja di Garda Utama Nasional. Ahli waris alm, Hartini menerima santunan sebesar Rp 207.810.544. Serta alm. Uut Trisnawati yang meninggal karena Covid-19 saat bekerja. Santunan diterima ahli waris Bagus Rahmanto sebesar Rp 217.451.200.












