• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home PERISTIWA

Waspada Propaganda Virtual Terorisme Sasar Milenial

Haria Kamandanu by Haria Kamandanu
5 years ago
in PERISTIWA
Reading Time: 2 mins read
0
Ilham Nur Alfian, M.Psi., Dosen Fakultas Psikologi Unair : Crtitical Thinking jadi cara cegah paparan ideologi kekerasan dan terorisme. (Ist)

Ilham Nur Alfian, M.Psi., Dosen Fakultas Psikologi Unair : Crtitical Thinking jadi cara cegah paparan ideologi kekerasan dan terorisme. (Ist)

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

SURABAYA – Beberapa waktu lalu publik sempat dihebohkan dengan peristiwa bom bunuh diri di Gerbang Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) dan disusul penyerangan terhadap Mabes Polri, Rabu (31/3/2021).

Usai melancarkan aksinya tak lupa para pelaku selalu meninggalkan surat wasiat. Kesamaan isi dari surat wasiat yang ditinggalkan memicu kecurigaan publik bahwa para pelaku saling memiliki keterkaitan satu sama lain.

Setelah dilakukan investigasi ditemukan fakta bahwa pelaku bom bunuh diri di Gerbang Gereja Katedral Makassar dan penyerangan Mabes Polri merupakan usia produktif. (L) pria 26 tahun pelaku bom bunuh diri dan (ZA) perempuan 25 tahun pelaku penyerangan Mabes Polri.

Masih termasuk dalam rentang usia produktif, menimbulkan hipotesis di kalangan masyarakat bahwa usia produktif lebih mudah terpapar oleh ideologi kekerasan dan radikalisme.

Ilham Nur Alfian, M.Psi., Psikolog Dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (Unair) mengatakan, doktrin ideologi kekerasan dan radikalisme tidak ada konotasinya dengan masyarakat usia produktif. “Saat ini konteksnya adalah model doktrinasi ideologi kekerasan dan radikalisme tersebut dilakukan dengan media-media sosial,” katanya, Rabu (7/4/2021).

Terorisme modern, katanya, menyasar pada propaganda virtual dengan bantuan media untuk melipat gandakan teror dan pelaku teror di suatu negara, termasuk Indonesia. Serangan teroris modern mengalami penurunan dalam hal kualitas namun meningkat dalam hal popularitas.

Aktivitas masyarakat usia produktif yang gemar berselancar di media sosial menjadi alasan bahwa mereka mudah terpapar oleh ideologi kekerasan dan terorisme.

“Dalam konteks penggunaan propaganda virtual inilah kelompok milenial atau usia produktif pasti sangat berisiko dan rentan menerima doktrin tersebut (Kekerasan dan terorisme, Red) karena aktivitas mereka memang berselancar di media sosial,” jelas Ilham.

Masyarakat yang terpapar oleh propaganda virtual cenderung melancarkan pola serangan terorisme yang bersifat “Lone Wolf”. Mereka cenderung melakukan aksinya dengan skala kecil dan acak. “Disinilah bahayanya, serangan bisa terjadi dimana saja dan kapan saja,” katanya.

Karakteristik seorang teroris secara psikologis juga sulit untuk diidentifikasi. “Agak sulit memang mengidentifikasi karakteristik psikologis apa yang secara khusus bisa mengidentifikasi kecenderungan orang-orang yang akan melakukan tindakan terorisme,” paparnya.

Ilham berpesan untuk mencegah agar masyarakat tidak mudah terpapar ideologi kekerasan dan terorisme maka harus berhati-hati dalam menerima segala informasi. “Yang jelas critical thinking dalam situasi banjir informasi di media sosial menjadi penting,” tutup Ilham.

Related Posts:

  • Fajar isnaeni
    PC BAMUSI Banyuwangi Kecam Aksi Bom Bunuh Diri di Makassar
  • djoko pratomo
    Formagam Gresik Kutuk Pelaku Bom di Makassar
  • IMG-20180512-WA0021
    Pensiunan Polisi Pejalan Kaki Surabaya - Jakarta…
  • intel
    Baintelkam Mabes Polri Bagi-bagi Sembako Kepelaku UMKM
  • IMG-20180914-WA0001
    Gara-gara Selamatkan Bocah Bomber Surabaya Kini…
  • IMG-20180513-WA0056
    Dewan Jatim Mengecam Aksi Gila Pengeboman Gereja Di Surabaya
Previous Post

BPJAMSOSTEK Kediri Sosialisasikan e-jakon kepada Jasa Konstruksi

Next Post

IM3 Ooredoo Ajak #SilaturahmiTanpaHenti dengan Freedom Internet

Haria Kamandanu

Haria Kamandanu

RelatedPosts

Momen HKN, Wabup Mujiono Beri Pesan ASN Kuatkan Semangat Profesionalisme
JAWA TIMUR

Momen HKN, Wabup Mujiono Beri Pesan ASN Kuatkan Semangat Profesionalisme

by Nanang Firmansyah
19/01/2026
0

BANYUWANGI | bidik.news – Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkab Banyuwangi untuk memperkuat komitmen pengabdian dalam...

Read moreDetails
PLN UIT JBM Ganti Isolator Pecah di GITET 500 kV Kediri Tanpa Pemadaman

PLN UIT JBM Ganti Isolator Pecah di GITET 500 kV Kediri Tanpa Pemadaman

19/01/2026
Tahun 2025, Nilai Ekspor Banyuwangi Tembus Rp. 3,9 Triliun

Tahun 2025, Nilai Ekspor Banyuwangi Tembus Rp. 3,9 Triliun

19/01/2026

Rombongan Pesilat Pulang, Jalur Kediri Kota Dijaga Ketat Polisi

18/01/2026

Bank Jatim Bersama dengan Seluruh Bank Anggota KUB Lakukan Pengesahan RSTI 2026-2029

18/01/2026

Peringati Natal Mepet Tambak, Pdt.Dr.Unggul Gunardi: Kehadirat Tuhan Yesus Dimana Saja

18/01/2026
Next Post
IM3 Ooredoo Ajak #SilaturahmiTanpaHenti dengan Freedom Internet

IM3 Ooredoo Ajak #SilaturahmiTanpaHenti dengan Freedom Internet

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

Momen HKN, Wabup Mujiono Beri Pesan ASN Kuatkan Semangat Profesionalisme

Momen HKN, Wabup Mujiono Beri Pesan ASN Kuatkan Semangat Profesionalisme

19/01/2026
PLN UIT JBM Ganti Isolator Pecah di GITET 500 kV Kediri Tanpa Pemadaman

PLN UIT JBM Ganti Isolator Pecah di GITET 500 kV Kediri Tanpa Pemadaman

19/01/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.