BANYUWANGI – Sejumlah pejabat dilingkungan Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) Blokagung Banyuwangi mengalami pergantian.
Pergantian pejabat tersebut dikemas dalam acara Restruktur Jabatan sekaligus pelantikan yang digelar di Aula Kampus IAIDA Blokagung, Sabtu (23/01/2021).
Acara dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Mulai pelaksana acara, hingga tamu undangan diwajibkan memakai masker, mencuci tangan sebelum masuk ruangan, dan tidak diperkenankan untuk berkerumun.
Pelantikan kali ini pun hanya dihadiri sejumlah undangan, seperti Pengurus YAYASAN Pondok Pesantren, pimpinan senat, pimpinan rektorat, dekan, ka prodi dan para dosen dilingkungan IAIDA Blokagung.
Jabatan yang mengalami pergantian tersebut diantaranya, Wakil Rektor 3 sebelumnya dijabat Drs. H. Muhammad Khozin Kahris, MH, digantikan Abdi Fauji Hadiono, M.H., M.Sos., Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan yang sebelumnya diemban Abdi Fauji Hadiono, M.H., M.Sos., digantikan Afif Mahmudi, M.Sos.
Sementara, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Syamsul Mu’arif, S.Pd., M.M, digantikan Dr. H. M. Imam Haudli, M.Si. Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Drs. Sugiyono, M.Si, digantikan Agus Baihaqi, S.Ag., M.I.Kom.
Sedangkan, untuk Ka Prodi Tadris Bahasa Inggris: Adib Ahmada, M.Pd., digantikan Dr. Hj. Zulfi Zumala Dwi Andriani, M.A., Ka Prodi Bimbingan dan konseling Islam, Afif Mahmudi, M.Sos, di Gantikan Halimatussa’diyah, M.Psi., dan Kepala UPT Pengembangan Bahasa, Dr. Zulfi Zumala Dwi Andriani, M. A, digantikan Dewi Hawa, M.Pd.
H. Ahmad Munib Syafaat, Lc, M.EI. yamg akrab dengan sebutan Gus Munib masih tetap menahkodai Lembaga Perguruan Tinggi IAIDA Blokagung tersebut untuk periode 2021-2024.
Dalam sambutannya, Gus Munib mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam pengembangan dan pengelolaan Perguruan Tinggi IAIDA Blokagung.

Tak lupa, ia juga terus memberikan motivasi kepada seluruh pihak pengelola. Karena, Perguruan Tinggi IAIDA memiliki khas tersendiri, selain berbasis pesantren, juga sebagai jargon kampus yang mayoritas santrinya dari berbagai penjuru di Indonesia juga menjadi mahasiswanya.
“Saya yakin panjenengan semua tidak hanya tholabul Zah, tapi tholabul halal, kita mencari kehalalan, apa yang bisa kita persembahkan untuk Pondok pesantren Darussalam ini, khususnya IAIDA,” ucap Gus Munib.
“Sehingga, kedepan harapan kita dengan adanya restruktur jabatan, bisa menambah kesemangatan, mobilitas kita, dan motivasi kita. Semua ini adalah amanah yang harus kita jalankan, dan mudah mudahan kita termasuk orang yang bisa menjiwai, apa yang sudah ditakdirkan pada kita semuanya, termasuk pada posisi-posisi yang pada akhirnya akan menjadi tanggung jawab kita semua,” sambungnya.
Gus Munib berharap, kedepan bisa terus menjaga amanah yang diembannya.
“Mudah mudahan apa yang saya emban ini merupakan bagian dari nikmat, sehingga saya berkewajiban bersyukur. Pada prinsipnya, tanggung jawab memiliki makna amanah, ketika amanah tidak boleh berkhianat, kalau ini nikmat maka kita harus banyak bersyukur, kalau ini bencana maka harus bersabar,” jelasnya.
“Semoga kita semuanya bisa menjadikan amanah ini bagian dari wasilah kita untuk mencapai ridho Allah SWT, dan bukan sekedar menjadi fitnah bagi kita,” imbuh Gus Munib.
Ditahun ajaran 2021 ini, Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA ) Blokagung berkonsentrasi untuk beralih status dari Institut ke Universitas, dan juga membuka program studi baru, baik Strata Satu maupun Pasca Sarjana. Prodi baru ini, dipersiapkan untuk mendidik lulusan yang nantinya memiliki Keilmuan Islam serta unggul dalam persaingan yang kompetitif.
“Kita mendapatkan ekspektasi dari wali santri. Setelah pelantikan ini selesai, kita akan segera mempersiapkan penambahan prodi baik S1 atau S2,” kata Ketua Senat IAIDA Blokagung, Dr. KH. Abdul Kholiq Syafaat, Lc, M.EI menambahkan.
Dijelaskannya, untuk S1 bisa Jurusan Matematika dan MIPA, S2 bisa jurusan manajemen Pendidikan Islam dan Ekonomi Syariah. Hal ini juga sebagai respon unit sekolah yang ada di naungan Yayasan Pondok pesantren Darussalam, baik SMA Darussalam, SMK Darusaalam, dan Madrasah Aliyah Al Amiriyyah.
Diketahui, saat ini Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA ) Blokagung sudah memiliki 3 Fakultas dan 8 program studi , yaitu Komunikasi dan Penyiaran Islam, Bimbingan dan Konseling Islam (Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam), Manajemen Pendidikan Islam, Pendidkan Bahasa Arab, Tadris Bahasa Indonesia dan Tadris Bahasa Inggris (Fakultas Tarbiyyah dan Keguruan.











