JEMBER – Pelaksanaan simulasi Sispamkota pengamanan Pilkada Jember tahun 2020 di Stadiun Notohadinegoro oleh Polres Jember pada Selasa 29/09/2020 disaksikan langsung Plt. Bupati Jember Drs. KH. Andul Muqit Arief.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono, Dandim 0824/Jember Letkol Inf. Laode M. Nurdin, Kasbrig 9 Kostrad Jember Letkol Inf. Arief Munawar, Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni Adyuta, Komisioner Divisi Tehnis dan Penyelenggara KPU Kabupaten Jember, instansi samping dan kepala OPD terkait.
Kegiatan dimulai dengan sambutan oleh Kapolres Jember, AKBP Arief Supriyono, S.I.K., M.Si., dalam sambutan singkatnya Kapolres menyampaikan terkait pelaksanaan simulasi Sispamkota yang melibatkan lintas instansi.
Hal itu dilakukan sebagai antisipasi apabila terjadi situasi yang tidak kondusif dimana personil akan bertindak cepat untuk melakukan antisipasi terhadap permasalahan tersebut.
Dalam simulasi tersebut para tamu undangan diperlihatkan beberapa adegan masa pasca pendaftaran paslon, masa kampanye, masa tenang, masa pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS.
Selain itu para undangan juga dipertontonkan adegan 5 tahap rusuh massa, situasi penetapan pungutan suara di KPUD dan dilanjutkan unjuk rasa dari massa yang kalah.
Adapun personil yang terlibat dalam simulasi tersebut 1 Ton Dalmas Polres Jember, 5 personil Satintelkan Polres Jember, 2 unit Satreskrim Polres Jember, 1 Ton Personil Polsek dan 1 Regu Personil Kodim 0824/Jember.
Selain itu 5 personil Satpol PP, 4 personil DLLAJ Pemkab Jember, para ASN yang ditunjuk, BPBD Kab. Jember, KPU Jember.
Usai menyaksikan simulasi tersebut, kepada awak media Plt. Bupati Jember Drs. KH. Muqit Arief menyampaikan hari ini kami menghadiri acara simulasi tentang pelaksanaan tahapan pemilu di Kabupaten Jember yang dilaksanakan oleh Polres Jember.
Seluruh masyarakat Jember menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Jajaran Polri – TNI dan semua instansi terkait, karna segala sesuatunya sudah di antisipasi seawal mungkin
“Kita harapkan kepada masyarakat untuk mengikuti aturan dari Polri, KPU dan Bawaslu sehingga pada saat pelaksanaan tanggal 9 nanti sesuai dengan harapan kita bersama,” ujarnya.
Berkaitan adegan simulasi tadi, itu betul betul re-presentatif menurut saya, dan menggambarkan situasi yang ada di masyarakat sekarang.
“Karna itu, sangat diharapkan kepada masyarakat untuk memberikan dukungan sepenuhnya dengan apa yang dicanangkan oleh Kapolres beserta jajaranya,” pungkasnya. (Monas)











