BIDIK NEWS | KOTA MALANG- Malang Corruption Watch (MCW) mendesak agar Presiden Jokowi ambil alih penuntasan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.
Fahruddin, Koordinator MCW mengatakan kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel Baswedan merupakan tindak kejahatan terhadap upaya menghalang-halangi pengungkapan kasus korupsi (obstruction’s justice). Oleh karena itu Presiden Jokowi harus turun langsung dalam pengungkapan kasus tersebut.
“Karena kami melihat bahwa hampir dua tahun ini belum ada suatu perkembangan yang cukup signifikan dalam pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap salah satu penyidik KPK, yakni Novel Baswedan” Ungkap Koordinator MCW, M. Fahrudin saat aksi solidaritas terhadap KPK. Rabu (16/1/2018).
MCW menilai dalam pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap salah satu penyidik KPK, dapat menjadi penanda bahwa aparat kepolisian belum sepenuhnya serius dalam mengungkap kasus yang dialami oleh penyidik KPK, Novel Baswedan. Belum lagi dalam minggu ini telah terjadi teror bom yang ditujukan kepada Pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Wakil Pimpinan KPK, Laode Syarief.
Fahrudin juga mengungkapkan MCW bersama Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi telah menyampaikan beberapa temuan terhadap kasus yang dialami oleh Novel Baswedan.
“Itu bisa menjadi suatu pintu awal dari tim gabungan yang kemudian dapat memperdalam kasus Novel Baswedan.” Pungkasnya. (Tik/Rul*)
Baharudin Lantik 74 Pejabat Fungsional, Tegaskan Profesionalisme dan Citra Positif ASN Tulungagung
TULUNGAGUNG I Bidik.news – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin M.M, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan...
Read moreDetails











