Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (tengah), Head Social Innovation Project Siti Siswandari (kiri) dan Sekretaris Jenderal KKP, Nirlanto Perbowo (kanan) saat peluncuran aplikasi digital Laut Nusantara dan penyerahan simbolis 3 paket perangkat Laut Nusantara. (Foto : Ist)
BIDIK NEWS | BALI – Kolaborasi antara Balai Riset dan Observasi Laut (BROL), Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan XL Axiata melahirkan aplikasi digital bernama “Laut Nusantara”. Aplikasi ini bisa membantu meningkatkan produktivitas dan keamanan kerja masyarakat nelayan Indonesia.
Aplikasi berbasis Android yang 100% buatan Indonesia ini mendapatkan dukungan data kelautan yang sahih dan real time. Setelah lebih dulu dikenalkan kepada komunitas nelayan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meluncurkannya di tengah-tengah komunitas nelayan Bali di Jembrana, Rabu (10/10).
Launching ditandai penyerahan simbolis 3 paket perangkat Laut Nusantara yang terdiri dari smartphone yang berisi aplikasi Laut Nusantara, sim card dengan paket data 1GB dan 1 buku panduan penggunaan aplikasi Laut Nusantara kepada 3 nelayan Pengambengan, Bali.
Kepala BROL, Dr. I Nyoman Radiarta, M.Sc mengatakan, aplikasi Laut Nusantara menyediakan berbagai informasi yang paling dibutuhkan nelayan kecil. Baik mengenai wilayah tangkapan, informasi sebaran ikan di pelabuhan, hingga kondisi cuaca di laut.
“Aplikasi ini sangat bermanfaat bagi para nelayan kecil perorangan yang selama ini sangat mengandalkan hasil tangkapan untuk menopang kehidupan keluarganya sehari-hari. Informasi mengenai kondisi cuaca juga cukup lengkap yang akan menjadi panduan sekaligus peringatan bagi nelayan untuk mempertimbangkan keselamatannya,” ujarnya.
Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya menambahkan, aplikasi “Laut Nusantara” dibangun selama 5 bulan. Ini aplikasi nelayan yang ke-2 diluncurkan XL Axiata, setelah sebelumnya disebut aplikasi “mFish”. Yang membedakan adalah basis informasi yang lebih lengkap dan real time, serta sumber data sepenuhnya disuplai data resmi dari BROL.
Aplikasi “Laut Nusantara” sudah bisa dimanfaatkan sejak 30 Agustus 2018. Masyarakat nelayan di seluruh Indonesia bisa mengunduhnya di Play Store secara gratis melalui smartphone Android dengan menggunakan operator layanan data. Aplikasi ini bisa digunakan nelayan saat melaut sejauh smartphone mereka masih bisa menangkap sinyal data dari operator.
Berdasarkan ujicoba di sejumlah daerah, aplikasi masih bisa dibuka hingga jarak 10 mil dari pantai. Jarak ini masih sangat relevan mengingat nelayan kecil, dengan perahu berjungkung dan bentuk perahu tradisional berukuran kecil lainnya memiliki daya jangkau rata-rata kurang dari 20 mil laut.
Berikut fitur-fitur informatif yang tersaji di aplikasi Laut Nusantara, antara lain Daerah penangkapan ikan, Lapor Tangkapan, Gelombang Perairan, Informasi Angin, Informasi Harga Ikan Pelabuhan, Nama ikan dari 3 Penamaan, Cuaca Perairan, Prrkiraan BBM dan Chatting.
Aplikasi Laut Nusantara juga menyajikan informasi yang bersifat edukasi mengenai potensi dan isu kelautan lainnya. Mencakup keberadaan terumbu karang, pelestarian biota laut, hingga ancaman pencemaran. XL Axiata dan BROL akan terus mengembangkan aplikasi ini sehingga manfaatnya bisa menjadi lebih luas lagi. (hari)









