LAMONGAN l bidik.news – Rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di wilayah pesisir utara Kabupaten Lamongan mendapat perhatian serius dari jajaran legislatif. Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H.Abdul Kodir, menekankan bahwa proyek strategis tersebut harus didasari oleh kajian yang mendalam dan komprehensif.
Dalam keterangannya, Abdul Kodir menyoroti rencana pembangunan KEK yang difokuskan pada sektor industri kemaritiman.
Wilayah yang diproyeksikan mencakup kawasan Pantura, mulai dari Kecamatan Paciran hingga Brondong. Menurutnya, meski proyek ini memiliki potensi besar untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah, pemerintah wajib menyertakan dokumen perencanaan yang matang.
“Kita harus melihat dokumen perencanaannya seperti apa. Jika memang direncanakan sebagai KEK bidang maritim dan sesuai dengan kondisi Lamongan, tentu ini akan menjadi pendukung pertumbuhan ekonomi. Namun, harus dikaji betul dampak negatif dan positifnya,” ujar Abdul Kodir saat memberikan keterangan kepada media pada Rabu ( 13/5/2026 )
Legislator dari daerah pemilihan (Dapil) Lamongan dan Gresik ini menegaskan pentingnya feasibility study atau studi kelayakan sebelum proyek tersebut dieksekusi. Ia mengingatkan agar kehadiran industri besar tidak sampai mengganggu aktivitas warga lokal yang selama ini menggantungkan hidup pada sektor kelautan.
“Harus ada visibility study-nya, harus ada studi kelayakannya. Kita ingin membaca sejauh mana kelayakan itu, sehingga saat industri kemaritiman ini hadir, tidak ada aktivitas warga yang terganggu,” tegasnya.
Terkait Perlindungan Nelayan dan Pembudidaya
Lebih lanjut, Abdul Kodir memberikan catatan khusus mengenai keberlangsungan ekosistem lingkungan dan sosial di wilayah utara.
Ia menekankan bahwa kehadiran KEK jangan sampai meminggirkan masyarakat kecil, khususnya para nelayan dan pembudidaya ikan.
“Jika kehadirannya nanti tidak mengganggu ekosistem lain seperti nelayan dan pembudidaya ikan justru itu menjadi dukungan yang kita terima. Kita dukung sepenuhnya selama menjadi penyokong ekonomi. Tapi kalau kemudian ada ekosistem lain yang terganggu, ya harus dievaluasi lagi. Jangan sampai merugikan masyarakat,” ucap mantan ketua DPRD Kabupaten Lamongan
Hingga saat ini, pihak legislatif terus memantau perkembangan perencanaan KEK tersebut guna memastikan bahwa arah pembangunan tetap selaras dengan kesejahteraan masyarakat pesisir Lamongan.( Rofik )












