PASURUAN I bidik.news – Langkah pasti dan akurat mengantarkan layanan kesehatan khusus para pasien lanjut usia (Lansia) RSUD Grati ini masuk sebagai finalis top Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPan-RB) Tahun 2025 ini.
Inovasi Sister Peri Si Plus RSUD Grati bersaing dengan 63 inovasi layanan publik untuk kategori penyediaan pelayanan kesehatan yang dimiliki Instansi Pemerintahan di Indonesia, baik Kementerian, Badan, Kepolisian, Pemprov hingga Pemkab/Pemkot di Indonesia.
Direktur RSUD grati, drg Dyah Retno Lestari dikonfirmasi Senin (1/9/2025) mengatakan masuknya inovasi Sister Peri Si Plus sebagai nominasi KIPP 2025 adalah sebuah bonus. Sebab sejak diluncurkan saat Pandemi Covid-19 tahun 2020, inovasi ini betul-betul berdampak pada semakin semangatnya para lansia yang merupakan pasien RSUD Grati untuk semakin memperdulikan kondisi kesehatannya, baik fisik maupun mental.
“Sejak awal kami cetus sampai hari ini, alhamdulillah upaya kami dalam rangka mendekatkan dan memudahkan pelayanan kesehatan kepada para lansia usia diatas 60 tahun seperti berhasil. Ada kelegaan tersendiri bagi kami,” ujarnya.
Diketahui, Sister Peri Si Plus merupakan singkatan dari Sistem Terpadu Pelayanan Geriatri Sinergi Dengan Paguyuban Lansia Untuk Sehat Dan Bersinergi Dengan Dinas Perikanan Dan Dinas Pertanian.
Dalam inovasi ini, para lansia semakin disibukkan dengan kegiatan positif di bidang pertanian dan perikanan. Yakni kebun lansia bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta budidaya ikan yang bekerjasama dengan Dinas Perikanan.
Dijelaskan Retno, para lansia diberikan pelatihan-pelatihan berkebun dan budidaya ikan serta sumbangan bibit tanaman dan bibit ikan, dan setiap minggunya diharapkan datang untuk merawat kebun dan budidaya ikan dengan dibuatkan jadwal piket secara rutin.
“Selain itu ada pertemuan dan pengajian lansia. pembuatan ketrampilan kue, kerajinan sampai olahan makanan hasil panen kebun dan budidaya ikan untuk dijual di cafetaria RSUD Grati agar menambah pemasukan bagi para lansia,” imbuh Retno, sapaan akrabnya.
Kini, inovasi Sister Peri Si Plus telah merangkul hampir 200 lansia, dan terbukti sukses meningkatkan produktifitas mereka menjadi semakin sejahtera, mandiri, berdaya dan tangguh.
Retno berharfap, semua layanan yang ada dalam Inovasi Sister Peri Si Plus akan terus bertambah di setiap tahunnya. Mulai dari Klinik one stop service-tanpa antri, pelayanan home visit oleh Tim Terpadu Sister Peri Si Plus, antar jemput pasien lansia dengan mobil khusus Sister Peri Si Plus, sistem aplikasi kegawatan AVENGERS untuk pelayanan kegawatdaruratan pasien dan layanan lainnya. (rusdi)











