SURABAYA l bidik.news – Anggota Komisi C DPRD Jatim H.Samwil menyampaikan supaya lebih menguntungkan bagi peningkatan APBD Jawa Timur, sejumlah BUMD milik Pemprov yang tidak menghasilkan PAD selayaknya dilebur menjadi satu.
Disampaikan Samwil sekarang ini diakui olehnya muncul wacana untuk melebur BUMD-BUMD yang hampir sebagian besar tak menghasilkan pendapatan bagi APBD Jawa Timur.
” Dari pandangan kami cuma bank Jatim yang menhasilkan. Yang lainnya tak menghasilkan,”ujar politisi Demokrat ini, Selasa (27/5/2025).
Pria asal Bawean Gresik ini mengatakan selama ini banyak BUMD milik pemprov selalu mengandalkan subsidi dari APBD Jawa Timur. “Selalu minta tambahan terus tapi minus pendapatan. Lalu buat apa diberi tambahan tapi minus pendapatan. Lebih dilebur saja untuk menggali potensi yang bisa digali untuk pemasukan APBD,” terangnya.
Samwil mengatakan banyak potensi yang dimiliki Jawa Timur yang bisa dimaksimalkan oleh BUMD tersebut.” Banyak potensi tapi tak bisa ditangkap atau dimaksimalkan. Jadi sudah selayaknya dilebur atau dimatikan sekalian.” jelasnya.
Dibeberkan olehnya,peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sangat penting dalam meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat. BUMD itu, katanya berperan sebagai penggerak ekonomi, sumber pendapatan daerah, penyedia layanan publik, dan pendorong pemerataan pembangunan.
“Dengan peningkatan kualitas tata kelola, kemandirian keuangan, dan profesionalisme pengelolaan, BUMD dapat menjadi lokomotif penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, hal ini tidak bisa dijumpai dalam BUMD milik Pemprov yang selalu mengandalkan dana APBD saja untuk hidup,” pungkas Anggota Fraksi Demokrat DPRD Jatim. ( Rofik )
Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Soroti Daycare, Dorong Pengawasan Ketat dan Standar Perlindungan Anak
SURABAYA l bidik.news - Maraknya kasus kekerasan di tempat penitipan anak (daycare) mendapat perhatian serius dari Wakil Ketua DPRD Jawa...
Read moreDetails











