SURABAYA l bidik.news – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur bidang pembangunan H.Miseri Efendy , SH,MH mengatakan Komisi D turun ke Kabupaten Ponorogo bersama OPD Pemprov Jatim diantarnya BPBD,Bina Marga ,Cipta Karya ,SDA dan Das Solo , dalam
Kunjungan tersebut Komisi D DPRD Jatim bersama OPD Pemprov duduk bersama melakukan rapat bersama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo guna mendengar , membahas dan merumuskan bencana yang terjadi di Ponorogo Pasca Banjir yang terjadi di bulan Desember 2024 akibat hujat lebat dan lama dengan intensitas tinggi .
” Dari hasil rapat tersebut Pemerintah Kabupaten Ponorogo mengusulkan anggaran untuk penanggulangan perbaikan tanggul – tanggul yang jebol . Alhamdulilah usulan bantuan anggaran perbaikan tanggul jebol disepakati sebesar 5 miliar , ” terang Miseri Efendy saat di temui di ruang fraksi Demokrat DPRD Jatim pada Selasa (11/3/2025).
Selanjutnya Dewan mendesak kepada Pemkab Ponorogo segera melakukan pembangunan melalui proses lelang ataupun apa namanya harus lewat melalui BPBD Kabupaten Ponorogo.
Dengan turunnya langsung komisi D DPRD Jatim ke lapangan , maka komisi D mengetahui persis apa yang menjadi kebutuhan di daerah – daerah .
” Kunjungan Komisi D tidak hanya di kabupaten Ponorogo saja melainkan daerah lain juga yang mengalami bencana banjir seperti di Kediri ,Gresik dan Lamongan. Tentunya didampingi oleh pemerintah Provinsi dan Pemerintah setempat , ” jelasnya.
Untuk Kabupaten Ponorogo sendiri ,banyak infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir yang terjadi bulan Desember 2024 tahun kemarin , seperti jembatan putus , saluran irigasi rusak parah ,tanggul- tanggul perlu perbaikan.
Kebetulan disekitaran daerah tanggul yang rusak tersebut berdiri sebuah bangunan pondok pesantren Ngabar wali songo yang terdampak , Selain itu rumah-rumah warga juga terdampak .
” Jika tanggul tersebut tidak segera di perbaiki maka pondok pesantren ataupun rumah warga akan tergerus oleh aliran banjir kembali , ” ucap Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim.
Selain Pemerintah Provinsi , Pemerintah pusat juga membantu menggelontorkan anggaran .
” Komisi D DPRD Jatim berharap dengan anggaran tersebut pemerintah kabupaten yang terkena bencana banjir dan tanah longsor segera melakukan action untuk pembangunan perbaikan infrastruktur sarana dan prasarana yang rusak , ” pungkas Politisi asal Dapil Ponorogo , Magetan ,Ngawi , Pacitan dan Trenggalek .
Sekedar diketahui banjir hebat yang terjadi di Kabupaten Ponorogo pada bulan Desember 2024 tahun kemarin telah melanda di sejumlah wilayah seperti kecamatan Ponorogo,Sawoo,Sambit , Jetis ,Siman dan Mlarak.
Juga mengakibatkan beberapa sungai meluap seperti Keyang ,Gendol,Sono ,Paju dan Sekayu. ( Rofik )











