JEMBER- Membangun usaha di masa pandemi dianggap kurang tepat bagi kebanyakan dari kita, jangankan membangun usaha baru, kegiatan usaha yang ada saja saat ini banyak yang bungkus dengan berbagai faktor penyebabnya.28 Juni 2021
Kondisi ini tidak lantas membuat Hartono warga Dusun Calok Desa Arjasa Kecamatan Arjasa Jember berputus asa, dengan pengalamannya saat merantau ke Bali, dirinya mencoba keberuntungan di kampung halamannya.
Pernah meraih sukses saat di pulau dewata sebagai bos bakso keliling, pengalaman itu kini mulai dikembangkan di desanya, berawal dari 6 kg dagi sapi kini bakso cak Har ini menghambiskan 50 kg daging sapi sehari dan meraih omset hingga 6 juta rupiah per/hari.
Memulai usaha di masa pandemi dan mampu menciptakan omset hingga 6 juta se-hari mendorong penulis ingin melihat lebih dekat seperti apa usaha Bakso Cak Har yang sehari-hari mangkal di pasar Arjasa Kecamatan Arjasa Jember ini.
Usaha bakso bukan sesuatu yang luar biasa, karna usaha ini begitu banyak digeluti warga di kota ini, mulai yang model restoran, gerobak dorong dan menggunakan roda dua bisa dilihat disana sini, namun apa istimewanya bakso cak Har yang beromset 6 juta sehari ini pasti membuat pembaca penasan.
Didampingi Ketua dan Sekretaris Pokdarwis Arjasa Desa Arjasa Jember, kami di ajak melihat langsung ke lokasi usaha cak Har. Dengan menggunakan roda dua, parkir di salah satu pintu masuk pasar Arjasa dan dengan fasilitas seadanya, namun pembeli tidak putus dan terus silih berganti, itulah suasana saat cak har membuka usahanya dari jam 10:00 pagi hingga jam 18:00 sore hari, di bantu anak dan istrinya, cak har begitu sibuk melayani pelanggannya.
Sebelum ngobrol lebih jauh, kami di suguhi beberapa mangkok bakso yang isinya berbeda-beda, ada Bakso Lava, Bakso Iga dan Bakso Beranak, sepintas lalu bakso cak har tidak ada bedanya dengan bakso-bakso yang ada di luar sana, namun ketika mulai menikmati, baru tahu istimewanya bakso cak har.
Jangan langsung order kalau belum tahu apa jenis bakso dan rasanya kalau tidak ingin meleleh air mata kita karna rasaya yang begitu pedas, sebut saja bakso lava, bakso ini yang banyak jadi favorid pecinta bakso, ketika di belah meleleh dan memuntahkan laharnya dengan rasa yang begitu pedas sekali. Jangan coba-coba nambah sambel kalau gak mau dibikin nangis.
Kelihatan capek karna harus melayani banyak pelanggan, namun senyuman tetap terserlah di wajahnya, bagaimana tidak usaha yang awalnya hanya menggiling daging 6 kg, kini sudah mencapai 50 kg sehari atau 600 mangkok perharinya. Perkembangan usaha yang luar biasa, dalam tempoh 6 bulan usahanya terus melejit.
“Saya bersyukur sekali mas, usaha kami ini mendapat dukungan dari warga, kami hanya berupaya yang terbaik dalam melayani dan tidak kalah penting kwalitas barang yang kita jual kita jaga betul,” tuturnya.
Tidak hanya itu, peran Pokdarwis Arjasa Desa Arjasa Kecamatan Arjasa Jember mempunyai kontrubusi besar dalam membatu kami mengembangkan usaha ini. Melalui serangkaian promosi yang dilakukan oleh Pokdarwis, Alhamdulillah kami bisa berbagga hari ini.
“Kedepan kami akan berupaya mengembangkan lagi usaha ini sehingga mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi, bahkan kami sudah rancang untuk buka di rumah setelah kondisi pandemi membaik kedepanya,” jelasnya.
Sementara Ketua Pokdarwis Arjasa, Sugianto yang didampingi Sekretarisnya, Dessy Rhizki Natalya kepada media ini menyampaikan, ya ini adalah upaya kami untuk melakukan pemberdayaan ekonomi ditengah lesunya dunia wisata saat ini.
Kami melakukan berbagai terobosan untuk mensupport kegiatan usaha-usaha yang menjadi binaan kami, termasuk bakso Cak Har ini. “Tidak hanya promosi-promosi yang kita lakukan, upaya untuk mendapatkan bantuan anggaran dari Bapak Dewan Provinsi juga kita lakukan untuk mebesarkan lagi usaha ini.
Tujuan kami tidak ada lain, selain untuk menghidupkan ekonomi yang begitu terdampak saat pandemi ini. “Semoga saja pandemi ini segera usai sehingga kita bisa lebih banyak berbuat kedepannya,” jelas sugik.
Sementara itu Ani, warga sekitar yang sempat kami temui saat membeli bakso menyampaikan” rass baksonya enak sekali, sebagai warga arjasa harus kita dukung usaha warga kita ini, agar perekonomian terus berjalan,” pungkasnya. (Monas)









