JAKARTA – Maraknya penipuan rekrutmen yang mengatasnamakan sejumlah perusahaan besar, terus menimbulkan korban-korban baru. Kali ini Holcim yang tercatat sebagai perusahaan semen terbesar ke-3 di Indonesia ikut menjadi umpan menarik bagi oknum-oknum yang ingin mengeruk keuntungan lewat penipuan.
Diah Sasanawati (Anna) Soenardi, Corporate Communications Manager PT Holcim Indonesia Tbk mengatakan, manajemen memandang, modus penipuan penerimaan karyawan ini merupakan hal serius. Karena tidak hanya melibatkan kerugian materiil yang dialami korban. Namun juga menyangkut nama baik dan reputasi perusahaan.
“Kami menghimbau, agar masyarakat lebih waspada terhadap segala bentuk informasi, terutama yang didapatkan dengan mudah lewat internet dan medsos. Periksa kebenaran informasi dengan mengunjungi situs resmi perusahaan dan akun resminya di medsos,” katanya, Kamis (4/10).
Terkait proses rekrutmen yang dilakukan secara resmi oleh perusahaan, Anna mengingatkan, bahwa Holcim hanya mengumumkan lowongan pekerjaan yang tersedia melalui portal Jobstreet.com dan akun resmi di Linkedin.
Setiap tahapan yang dilalui pelamar, tidak dikenai biaya apapun. Holcim juga tidak bekerjasama dengan pihak ketiga
manapun untuk pengaturan proses rekrutmen seperti akomodasi dan transportasi.
Sama halnya seperti kemudahan mendapatkan informasi lewat broadcast message atau internet. Begitu juga dengan kemudahan mengecek kebenaran informasi yang didapatkan.
“Silakan mengirim email melalui situs resmi kami atau hubungi nomor telepon resmi yang tercantum pada situs resmi untuk mengecek apakah informasi rekrutmen yang didapat benar atau penipuan,” ungkapnya.
“Informasi lengkap mengenai rekrutmen juga sudah tersedia pada situs resmi kami. Maka, ayo bersama-sama kita lebih waspada dan hindari bentuk-bentuk penipuan yang akan merugikan kita semua,” pesan Anna. (hari)









