GRESIK I BIDIK.NEWS – Kenaikan harga BBM Bersubsidi pada 3 September lalu sangat berdampak masyarakat. Apalagi ketika masyarakat baru bangkit dari keterpurukan akibat Covid dan juga melabungnya harga minyak goreng. Kebijakan pemerintah ini mendapat berbagai kalangan masyarakat salah satunya Wakil Ketua Peradi Gresik, Ach Yunus, SH.MH.
Menurutnya, beban subsidi BBM oleh pemerintah cukup besar, sehingga menaikkan harga merupakan salah satu alternatif. Akan tetapi Pemerintah harus bisa menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Harga tidak melambung, dan masyarakat berpenghasilan rendah bisa membeli dan terpenuhi sandang serta pangannya.
“Menaikkan harga BBM merupakan kebijakan pemerintah. Akan tetapi harus diimbangi dengan harga kebutuhan pokok yang stabil, sehingga masyarakat kecil dengan penghasilan dibawah UMR bisa membeli dan terpenuhi kebutuhan pokok sehari-harinya,” terang Yunus, Senin (19/9).
Artinya, pemerintah mesti bisa mengontrol dan mengendalikan harga kebutuhan pokok sehari hari, baik untuk barang dan jasa, karena setiap ada kenaikan harga BBM pasti diikuti oleh kenaikan barang kebutuhan pokok dan juga kenaikan jasa, terutama pada jasa angkutan.
“Tidak ada kenaikan harga BBM, harga kebutuhan pokok sehari hari sering melonjak, misalnya harga cabe yang biasanya berkisar hanya Rp 10.000,- untuk waktu tertentu bisa mencapai Rp 150.000,- saat seperti ini negara mesti hadir di tengah masyarakat yang berpendapatan rendah, dengan membuat harga tetap stabil,” bebernya.
Hampir seluruh warga masyarakat bisa menerima penyesuaian harga/kenaikan harga BBM, asal pemerintah transparan soal minyak, misalnya berapa total yang dieksplorasi dari bumi Indonesia, kemampuan kilang untuk memproses, dan total kebutuhan baik untuk masyarakat serta industri.
“Hampir seluruh warga negara Indonesia adalah individu yang berpendidikan, kalau negara mau transparan dalam mengurusi BBM, tentu masyarakat juga mau mengerti kalau harga terpaksa naik asal tidak dibarengi dengan kebutuhan pokok sehari hari menjadi harga baru yang lebih tinggi, sementara pendapatan tidak bertambah,” pungkasnya. (ali)











