JEMBER – Dalam situasi keterbatasan akibat Covid-19,Pemerintah Kabupaten Jember Jum’at 27/03/2020 bertempat di Pendapa Wahyawibawagraha melaksanakan Pengambilan sumpah dan penyerahan SK kepada 41 tenaga PPL Pertanian di lingkungan Pemkab Jember.
Pengambilan sumpah dan penyerahan SK yang dilakukan dengan cara live streaming tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Kabupaten Jember, Ir. Mirfano, Kepala BKD, Kepala Dinas Infokom dan dua orang perwakilan dari PPL yang di ambil sumpahnya melalui live streaming tersebut.
Meski tidak seperti biasanya,acara pengambilan sumpah sekaligus penyerahan SK secara live streaming tersebut berjalan sukses tampa kendala suatu apapun.
Ditemui usai acara,kepada Awak Media Kyai Muqit menyampaikan ” ya hari ini kita melaksanakan pengambilan sumpah sekaligus penyerahan SK 41 tenaga PPL di tengah-tengah keterbatasan akibat Covid-19,” tuturnya.
Mengapa ini harus dilaksanakan ?, sangat jelas,ini merupakan tuntutan organisasi dan mereka segera bisa melaksanakan tugas.
Berikutnya, di tengah persoalan apapun tentunya kita jangan sampai lupa ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian kita termasuk masalah pertanian.
“Boleh kita terforsir dengan persoalan Covid-19, tetapi masalah-masalah lain jangan sampai terbengkalai,” ungkapnya.
Kita tahu Jember ini Kabupaten agraris, kalau petaninya sukses,kotanya juga,toko-toko sangat kelihatan,mereka hidup, akan tetapi jika petani mengalami kegagalan maka sektor-sektor yang lain akan mengalami hal yang sama.
Oleh karna itu dengan pelantikan sore ini saya berharap tenaga PPL ini bekerja secara Profisional sebagai abdi negara dan abdi masyarakat untuk mengembangkan sumberdaya petani selain sumberdaya pertanianya.
“Dengan sumberdaya petani yang mumpuni, niscaya peningkatan produksi dan segala macamnya akan ikut berkembang, sebaliknya, jika sumberdaya petaninya tetap begitu-begitu saja, maka akan berpengaruh terhadap produksi pertanian.jelas Wabup.











