Sementara itu, Ketua Umum PPNI Harif Fadhillah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Khofifah yang menggagas beberapa kebijakan yang berpihak kepada para perawat khususnya yang ada di Jawa Timur.
Ia juga berharap ke depan Gubernur Khofifah bisa kembali membuat inisiasi kebijakan yang berpihak kepada para perawat yang berstatus non PNS, serta bisa membuat kebijakan-kebijakan yang mengandung keberpihakan kepada profesi perawat.
‘Terima kasih ibu rawuhnya, ini menunjukkan satu bentuk perhatian kepada kita para profesi perawat. Kami juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap beberapa kebijakan Ibu Gubernur Jatim yang sangat menyentuh kepada kepentingan perawat khususnya di provinsi Jawa timur,” puji Harif Fadhillah.
‘Saya yakin kalau Ibu Gubernur Jawa Timur mengeluarkan kebijakan itu saya yakin provinsi yang lain akan ikut,” imbuhnya.
Harif mencontohkan, salah satu program dari Gubernur yaitu program Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes). Program tersebut untuk dilanjutkan adalah satu contoh program yang diduplikasi di daerah lain dengan bentuk dan modifikasi. Tak hanya Gubernur Jatim, DPW PPNI juga bisa menjadi role model bagi provinsi lainnya dalam segi kekompakan, semangat dan profesionalitasnya.
Dalam kegiatan itu, Khofifah bersama Ketum DPP PPNI, Ketua DPW PPNI Jatim memberikan santunan kepada anak-anak para perawat yang telah wafat akibat Covid-19.
Turut menghadiri kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika, Wakil Wali Jota Batu Punjul Santoso, serta pengurus dan anggota DPW PPNI Jatim.











