SURABAYA | bidik.news – Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak bersama Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI M. Afif Hasbullah meresmikan kantor baru Kanwil IV KPPU di Jl. Embong Sawo No.36 Surabaya, Jumat (20/10/2023).
Emil mengatakan, kehadiran KPPU berperan besar dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, yang mana akan berimbas baik pada roda perekonomian daerah maupun nasional.
“Ini suatu kehormatan bahwa Kantor KPPU Wilayah IV yang membawahi Jatim, Bali, NTT dan NTB ini ditempatkan di Surabaya. Insya Allah dengan ini Jatim tetap istiqomah dalam mewujudkan ekonomi Pancasila, yakni membangun kesejahteraan dan keadilan,” ujar Emil.
Pemprov Jatim berkomitmen memaksimalkan sinergitas dengan instansi vertikal, termasuk di dalamnya komisi-komisi yudisial. “Karena, mereka ini memang diisi oleh pakar-pakar yang tahu bidangnya masing-masing. Maka kita harus bisa istiqomah mengikuti kaidah-kaidah dari beliau-beliau,” ujarnya.
Selain pengawasan dan pemecahan masalah di lapangan, Emil berharap KPPU RI dapat menjadi wadah diskusi dan debat intelektual. Agar mitigasi resiko senantiasa terus menyesuaikan isu-isu faktual.
“Harus ada pembicaraan terkait persaingan usaha. Seperti kalau yang sedang hangat sekarang adalah dilema e-commerce. Ini harus dibicarakan agar tercipta kebijakan yang tidak mematikan kreativitas dan tidak juga menciptakan hukum rimba,” tuturnya.
Ketua KPPU RI M. Afif Hasbullah mengatakan, Jawa Timur memiliki tingkat persaingan usaha yang relatif sehat. Terutama dengan capaian yang telah diraih. Capaian itu antara lain 2 penghargaan dari KPPU yang diterima Gubernur Khofifah pada Februari lalu, yaitu Tingkat Pratama untuk kategori Persaingan Usaha Tingkat Daerah, dan Tingkat Madya untuk kategori Kemitraan Daerah.
“Melihat capaian dan peningkatan Jatim, saya kok jadi optimis Insya Allah tahun depan Jatim bisa meraih penghargaan utama,” ucap Afif.
Sementara itu, Kepala Kanwil IV KPPU Dendy R.Sutrisno menyampaikan, kepindahan Kanwil IV KPPU ini atas kerja sama dengan Pemprov Jatim. Untuk itu, Dendy menyampaikan terimakasih.
Selain itu, dengan kantor baru yang lebih representatif ini, Dendy berharap ada potensi yang bisa ditambah untuk mendorong percepatan yang mungkin tertunda, baik dari sisi penegakan hukum dan lainnya menjadi semakin efektif termasuk pengawasan.
“Menempati gedung bisa punya akselerasi yang lebih baik mendukung program pemerintah juga jadi barometer ekonomi Jatim. Jadi gayung bersambut,” ucapnya.
Harapannya dengan kantor baru ini dapat menjalankan tugas dengan baik. Selain itu, dengan tempat yang lebih luas ini diharapkan bisa mengakomodir para mahasiswa magang. Juga, akan ada perpustakaan yang isinya buku dan hasil karya mahasiswa maupun dosen, jurnal persaingan, dan perpustakaan online yang terkonek dengan Kantor KPPU Pusat.











