BIDIK NEWS | MALANG – Agenda kampanye terbuka telah dipastikan berlangsung pada Minggu (24/3) mendatang, meski sejauh ini belum menerima surat kegiatan,Polres Malang Kota mengadakan apel gelar pasukan di Stadion Gajayana, Jumat (22/3) pagi. Sebanyak 1.315 personil, baik untuk TNI, Polri, Linmas dan Ormas.
Demi mewujudkan pemilu damai, berbagai antisipasi telah dipersiapkan, salah satunya apel gelar pasukan ini. Setelah acara berakhir, Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengungkapkan, seluruh personil tersebut akan dikerahkan untuk melakukan pengamanan kampanye terbuka.
“Detail pasukan pemganan nanti, masing masing potensi masyarakat atau ormas menurunkan masing mading 1 kompi, 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) personil TNI, Polri 3 SSK dan Linmas 6 SSK,” ujar Asfuri kepada awak media.
Masih kata Asfuri, pihaknya akan melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan pada tempat yang digunakan untuk kampanye terbuka secepatnya. “Sampai saat ini, kami belum terima jadwal kampanye terbuka, baik untuk paslon presiden maupun caleg. Apabila sudah diberikan, kami akan melakukan pemetaan dan juga pengamanan,” tambahnya.
Patroli cyber untuk meminimalisir berita hoax yang sering beredar, juga tidak luput dari hemat Kapolres Malang Kota itu. Potensi kerusuhan di media cyber akan tetap direspin dan ditindak bila memang terdeteksi pelanggaran hukum
“Antisipasi maraknya berita hoax dan hal negatif yang tersebar di media sosial, kami akan berikan teguran kepada pengunggah untuk segera menghapus jika masih dalam batas toleransi. Namun kalau ada yang laporan, kami akan tindak lanjuti untuk proses hukum,” tegas dia.
Sementara itu, Deklarasi Pemilu Damai yang dibacakan oleh perwakilan partai politik, bawaslu hingga Komisi Pemilihan Umum, mengakhiri apel gelar pasukan. Dengan harapan besar seluruh masyarakat bisa menggunakan hak suaranya secara optimal dan turut menjaga kondusifitas Pemilu 2019. (Doi)











