PASURUAN I bidik.news – Setelah diresmikan 5 Lima pos dan palang pintu di perlintasan kereta api (KA) yang ada di sepanjang Jalan Raya Rejoso Kabupaten Pasuruan, pekan lalu.
Pemkab Pasuruan melalui Dinas Perhubungan setempat juga berencana membangun 18 titik lainnya di tahun ini. Diharapkan 18 titik itu sudah bisa diresmikan tahun depan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan Eka Wara Brehaspati mengatakan, yang jelas perlintasan KA sebidang yang sudah berpalang pintu di Kabupaten Pasuruan 25 titik JPL. Jumlah itu dengan 5 JPL yang sudah diresmikan pekan lalu.
“Lintasan KA sebidang lainnya ada 55 titik yang belum terpasang palang pintu dan pos, ini yang menjadi atensi berikutnya,” ujar Eka sapaannya.
Rencananya, untuk tahun 2024 ini pihaknya akan membangun pos dan palang pintu sebanyak 18 titik. Sistemnya sama karena juga akan merekrut empat penjaga setiap satu pos perlintasan KA.
Soal anggaran, pembangunan palang pintu menghabiskan anggaran Rp 200 juta di lima titik tersebut. Posnya Rp 100 juta dan ditambah biaya penjaganya Rp 170 jutaan. Itupun nanti dikurangi pajak.
“Satu pos ada empat orang. Sebulan saja Rp 8 juta kali 12 bulan,” tambahnya.
PJ Bupati Pasuruan Andriyanto menambahkan, ada puluhan perlintasan KA yang betul-betul dijaga dengan optimal.
“Kejadian sebelumnya sebagai pembelajaran bagi kita untuk lebih masif melakukan langkah pencegahan. Kami lakukan tindakan preventif dan tindakan mitigasi,” tegas Pj Bupati Andriyanto.
Ke depan semua perlintasan rel Kereta Api yang belum berpalang pintu untuk segera dibangun dan diberi palang pintu.
“Ini memerlukan kerjasama dengan pihak perkereta apian mengingat dana yang harus disiapkan lumayan besar,” tegas Andriyanto. (rusdi)











